<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192679</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128111625</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001124</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">TATA KELOLA PEMERINTAHAN DALAM REVITALISASI PASAR TRADISIONAL DI PASAR INDUK TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS /</subfield>
      <subfield code="c">Elca Maghfiro. S.N</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Elca Maghfiro. S.N</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23190</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Anwar Rosshad</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">381.159 818 12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">381.159 818 12  ELC t</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pasar Tradisional</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Pasar tradisional memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun keberadaannya semakin terpinggirkan akibat keterbatasan infrastruktur bangunan dan pengelolaan non fisik pasar yang tidak optimal. Revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar semi modern di Pasar Induk Talang Padang menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan daya saing pasar dan pelayanan publik. Meski demikian, proses revitalisasi yang melibatkan kerja sama dengan pihak swasta menyisakan berbagai persoalan dalam pengelolaan pasar, mulai dari keterisian kios yang dibangun, partisipasi pedagang dan masyarakat, hingga transparansi informasi.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tata kelola pemerintahan Kabupaten Tanggamus dalam pelaksanaan program revitalisasi pasar Induk Talang Padang berdasarkan prinsip Good Governance menurut (UNDP). Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola pemerintah dalam revitalisasi&#13;
pasar Induk Talang Padang belum sepenuhnya dijalankan sesuai dengan prinsip Good Governance menurut (UNDP). Akuntabilitas dan efisiensi sudah terpenuhi dengan baik, namun aspek lain seperti partisipasi masyarakat dan pedagang, keadilan distribusi kios, dan penegakan hukum belum berjalan maksimal. Kurangnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan pemangku kepentingan mengakibatkan rendahnya pemanfaatan fasilitas pasar dan munculnya konflik sosial. Kesimpulan : Tata kelola pemerintahan dalam revitalisasi pasar Induk Talang Padang masih menghadapi tantangan besar dalam aspek pengelolaan non-fisik pasar. Diperlukan upaya pembenahan sistem pengelolaan pasar secara kolaboratif dan berkelanjutan dengan melibatkan pedagang dan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan&#13;
Kata Kunci : Revitalisasi Pasar. Good Governance, Tata Kelola Pemerintahan, Pasar Tradisional</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
