<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192699</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128114948</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001144</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PELAKSANAAN ECOLOGICAL FISCAL TRANSFER DI KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA /</subfield>
      <subfield code="c">Raflie Fajrin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Raflie Fajrin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Asep Hendra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.598 391 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.598 391 2 RAF e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">keuangan publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Pelaksanaan Ecological Fiscal Transfer (EFT) di Kabupaten Bulungan masih belum optimal akibat kendala administratif dan teknis. Desa-desa mengalami kesulitan dalam pengumpulan data dan keterbatasan akses digital, terutama di wilayah terpencil. Akibatnya, banyak desa gagal mengakses dana TAKE, yang menyebabkan kesenjangan pembangunan dan stagnasi Indeks Desa Membangun (IDM). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelaksanaan Ecological Fiscal Transfer di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: TAKE berperan sebagai solusi fiskal yang inovatif dan strategis, khususnya bagi desa yang memiliki keterbatasan sumber daya keuangan. Pelaksanaan program ini juga dianggap tepat sasaran karena langsung melibatkan pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam pembangunan wilayah dan pengelolaan sumber daya alam lokal. Namun secara keseluruhan, pelaksanaan TAKE belum dapat dianggap sepenuhnya efektif karena terdapat beberapa faktor yang menghambat pelaksanaannya. Kesimpulan: Secara umum, pelaksanaan EFT di Kabupaten Bulungan belum berjalan efektif. Beberapa tantangan masih ada, terutama terkait ketepatan sasaran program. Beberapa desa kesulitan memenuhi target indikator yang ditetapkan akibat keterbatasan sumber daya manusia dan hambatan teknis seperti akses internet yang tidak merata. Kesiapan sumber daya manusia di tingkat desa menjadi tantangan besar, terutama dalam penginputan data dan pemahaman mandiri terhadap indikator penilaian EFT. Kata Kunci: Efektivitas, Ecological Fiscal Transfer, TAKE, pengelolaan lingkungan, Kabupaten Bulungan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
