<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192701</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128120017</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001146</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KOTA BALIKPAPAN DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN IBU KOTA NUSANTARA (IKN) /</subfield>
      <subfield code="c">FITYAN HIBATULLOH HASAN AL BANA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">FITYAN HIBATULLOH HASAN AL BANA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dwi Indah Kartika</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 381 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 381 1  FIT p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">usaha mikro</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang: Kota Balikpapan sebagai salah satu kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) memiliki peran strategis dalam penyediaan barang dan jasa bagi pembangunan IKN. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, tetapi masih dihadapkan pada rendahnya literasi digital, keterbatasan akses informasi, dan koordinasi kebijakan yang belum optimal antar OPD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pemberdayaan UMKM yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Balikpapan, mengidentifikasi faktor pendukung yang memperkuat program tersebut, serta menggali hambatan yang dihadapi selama proses pemberdayaan. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi bersama narasumber dari Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian serta pelaku UMKM di Balikpapan. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menyoroti pola pemberdayaan, faktor pendukung, dan hambatan yang muncul. Hasil: Pemberdayaan UMKM di Balikpapan telah dilaksanakan melalui pelatihan kewirausahaan dan literasi digital, fasilitasi promosi produk, akses pembiayaan KUR, serta pendampingan teknis dan manajerial. Faktor pendukung mencakup letak geografis strategis, peningkatan penduduk usia kerja, dan regulasi yang memadai. Hambatan meliputi sosialisasi program yang belum merata, kapasitas pelaku terbatas dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran digital, serta akses teknologi yang belum menyeluruh. Kesimpulan: Pemberdayaan UMKM harus ditekankan pada penguatan kapasitas digital dan manajerial serta sinergi antar OPD agar program lebih terintegrasi dan menjangkau seluruh wilayah Balikpapan. Kata Kunci: pemberdayaan; UMKM; pembangunan ekonomi; Balikpapan; IKN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
