<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192706</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128121457</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001151</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM KEBIJAKAN SATU DATA INDONESIA DI KABUPATEN KULON PROGO PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Rasyid Ridho</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Rasyid Ridho</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Riyan Jaelani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">331.120 425 982 71</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">331.120 425 982 71  MUH c</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">kebijakan publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan: Gagasan tentang data terbuka atau satu data menjadi masalah strategis di Kabupaten Kulon Progo, akan tetapi dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala antara lain kurang mutakhirnya data serta kurang lengkapnya dataset pada portal Satu Data Kulon Progo. Hal ini disebabkan karena tidak ada SDM khusus yang menangani data sehingga pengumpulan data masih terjadi keterlambatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan collaborative governance kebijakan Satu data Indonesia Kulon Progo dalam penyediaan informasi publik di Kabupaten Kulon Progo. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi data. Penelitian ini menggunanakan teori Collaborative Governance Ansel &amp; Gash (2008). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga dimensi yang belum optimal dalam pelaksanaannya, meliputi kondisi awal, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi. Sedangkan dimensi yang berhasil yaitu dimensi desain institusional. Kesimpulan: penelitian ini menyimpulkan bahwa Collaborative Governance dalam Kebijakan Satu Data Indonesia di Kabupaten Kulon Progo sudah berjalan tetapi masih belum optimal dalam pelaksanaannya. Kata Kunci: Collaborative Governance, Satu Data Indonesia, Data</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
