<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192724</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128011449</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001169</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PERAN DINAS PARIWISATA DALAM OPTIMALISASI PENGELOLAAN PARIWISATA DI KOTA SABAN /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Khesar Refanda</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Khesar Refanda</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">17</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24536</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tunggul Prasodjo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.709 598 111 3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.709 598 111 3  MUH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pariwisata</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Sabang merupakan salah satu daerah yang memiliki&#13;
potensi pariwisata unggulan di Provinsi Aceh, namun pengelolaannya belum optimal. Berbagai&#13;
tantangan seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya promosi yang efektif, serta&#13;
lemahnya koordinasi antarlembaga menjadi hambatan dalam pengembangan sektor ini. Tujuan:&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pariwisata dalam optimalisasi pengelolaan&#13;
pariwisata di Kota Sabang. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik&#13;
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Temuan menunjukkan&#13;
bahwa Dinas Pariwisata Kota Sabang telah menjalankan perannya dalam pengelolaan pariwisata&#13;
dengan baik dibuktikan dengan hasil yang ditunjukkan dengan 3 dimensi yang digunakan&#13;
menunjukkan hasil yang baik. Bentuk dari peran dinas pariwisata kota sabang berupa pembinaan&#13;
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), penyediaan fasilitas pendukung, promosi digital,&#13;
pengembangan ekonomi kreatif, dan penguatan kerja sama lintas sektor. Namun, tantangan masih&#13;
ditemukan pada aspek keterbatasan tenaga ahli, belum meratanya sarana umum, dan rendahnya&#13;
kualitas promosi internasional. Kesimpulan: Optimalisasi pengelolaan pariwisata di Kota Sabang&#13;
telah efektif namun memang masih ditemukan beberapa hambatan untuk itu perlu pendekatan yang&#13;
lebih kolaboratif, strategis, dan berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan kapasitas SDM,&#13;
digitalisasi promosi, serta pelibatan aktif komunitas lokal.&#13;
Kata Kunci: Optimalisasi, Dinas Pariwisata, Pengelolaan Pariwisata</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
