<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192740</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128020015</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001185</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN REKLAME DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Divia Nourma Kusuma Candra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Divia Nourma Kusuma Candra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24262</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Wiredarme</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.235 982 652</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.235 982 652  DIV p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Fungsi kepolisian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan jumlah pelanggaran reklame terutama reklame non permanen yang melanggar aturan dan menganggu ketertiban umum sehingga perlu dilakukan analisis terhadap peran aparat yang menangani. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang dalam penertiban reklame, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif serta menggunakan 3 variabel konsep yaitu variabel teori Peran Organisasi Sektor Publik menurut Jones dalam Mahsun yang meliputi dimensi perencanaan kebijakan, pelaksanaan kebijakan dan pengawasan kebijakan, variable Satuan Polisi Pamong Praja, dan variable Penertiban menurut Wibowo dengan dimensi penegak hukum dan pencegahan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam penertiban reklame di Kota Semarang sudah baik dan sesuai dengan SOP dan aturan namum pelaksanaan penertiban dengan cara pembongkaran masih belum optimal karena mengalami kendala keterbatasan anggaran, tidak adanya big data yang tertata serta kurangnya&#13;
kesadaran dari biro reklame maupun masyarakat. Upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan pengelolaan anggaran dengan efektif, sosialisasi lebih intens dan peningkatan kinerja pegawai. Kesimpulan: Peran dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang sebagai penyelenggara ketertiban umum dan penegak peraturan daerah berjalan dengan baik namun kurang maksimal karena adanya hambatan sehingga saran yang diberikan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaksanaan penyelenggaraan reklame.&#13;
Kata Kunci: Satuan Polisi Pamong Praja, Reklame, Penertiban</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
