<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192744</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128021218</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001189</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PENGGANTIAN KTP ELEKTRONIK MENJADI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">As-syfa Firda Muthiah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">As-syfa Firda Muthiah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dedi Kusmana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.635 981 831</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.635 981 831 AS- p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">administrasi kependudukan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pernyataan Masalah/Latar Belakang (GAP) :Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut proses pelayanan publik untuk beradaptasi dan memiliki inovasi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Dalam hal ini, Disdukcapil Dukcapil Lampung Selatan menerapkan Identitas Kependudukan Digital. Namun realisasi pelaksanaan IKD menunjukkan angka yang masih kecil yaitu 15,88% yang berarti partisipasi masyarakat dalam program IKD masih rendah. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam program penggantian kartu tanda penduduk elektronik dengan IKD di Kabupaten Lampung Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis partisipasi menggunakan konsep Pretty dalam Wignyo 2009. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam (11 informan), observasi, dan dokumentasi serta kuesioner sebagai data pendukung untuk 10 informan. Hasil/Temuan : Temuan yang diperoleh oleh peneliti yakni dalam ke tujuh tingkatan partisipasi menurut pretty ditemukan bahwa partisipasi masyarakat dalam program ini hanya mencapai tingkatan partisipasi pasif yang mana memenuhi 3 indikator dalam partisipasi pasif, namun dalam tingakatan yang lain yakni pasrtisipasi informatif, partisipasi melalui konsultasi, partisipasi karena insemtif material. partisipasi fungsional,partisipasi interaktif, dan mobilisisasi tidak tercapai.. Kesimpulan Abstrak : Tingkat partisipasi masyarakat dalam program penggantian KTP Elektronik dengan Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Lampung Selatan masih pada tingkat awal yaitu partisipasi pasif karena masyarakat masih cenderung hanya sekedar menerima informasi tanpa terlibat aktif dalam proses pelaksanaan program IKD. Kata kunci : Partisipasi Masyarakat, Identitas Penduduk Digital</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
