<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192761</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128105526</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001206</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PEMANFAATAN INSTAGRAM DALAM PENYEBARAN PELAYANAN INFORMASI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI KABUPATEN JAYAWIJAYA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN /</subfield>
      <subfield code="c">Murib, Deson</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Murib, Deson</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/24918</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Budding, Asri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">004.095 988 161</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">004.095 988 161  MUR e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Teknologi Informasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Jayawijaya diharapkan dapat meningkatkan pelayanan informasi kepada publik. Namun dalam pelaksanaannya, efektivitasnya masih terbatas akibat rendahnya literasi digital masyarakat, minimnya kompetensi SDM, dan anggaran pengelolaan media sosial yang belum memadai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Instagram sebagai sarana penyebaran informasi pelayanan publik oleh Diskominfo Jayawijaya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun Instagram @jayawijayakab memang berfungsi sebagai media resmi komunikasi, namun tingkat interaksinya masih rendah. Faktor pendukung berupa komitmen pemerintah daerah dan infrastruktur digital yang membaik, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan SDM terlatih, anggaran yang minim, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap platform digital.. Kesimpulan: Studi ini merekomendasikan peningkatan kapasitas pengelola media sosial, penguatan kolaborasi antar-OPD, serta program literasi digital berbasis masyarakat guna meningkatkan efektivitas penyebaran informasi. Kata kunci: Keterbukaan Informasi, Media Sosial, Instagram, Efektivitas Komunikasi, Digitalisasi, Literasi Digital.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
