<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192764</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128111826</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001209</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI BEASISWA DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PANIAI PROVINSI PAPUA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Magay, Adrianus S. B.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Magay, Adrianus S. B.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/24534</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Teresa I Nangameka</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.312 409 598 812 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.312 409 598 812 1  MAG e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengembangan Sumber Daya Manusia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): rogram beasiswa merupakan salah satu instrumen strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama di daerah tertinggal seperti Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah. Meskipun program “Paniai Cerdas” bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin yang berprestasi, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah persoalan, seperti keterlambatan pencairan dana, seleksi yang belum transparan, serta minimnya pendampingan dan pengawasan terhadap penerima beasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa yang dikelola oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai Provinsi Papua Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa program beasiswa memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Paniai. Namun demikian, efektivitas program belum optimal dilihat dari dimensi yang digunakan masih terdapat kendala dalam setiap dimensinya berupa kurangnya sistem monitoring, kendala geografis dan sosial budaya, serta belum adanya sistem informasi berbasis digital yang mendukung pengelolaan program secara menyeluruh. Kesimpulan: Program beasiswa di Kabupaten Paniai tergolong cukup efektif dalam menciptakan akses pendidikan yang inklusif, namun masih memerlukan pembenahan dalam aspek tata kelola, transparansi, dan strategi pelaksanaan yang lebih adaptif terhadap kondisi lokal. Pemerintah daerah perlu memperkuat sistem pendataan, membangun mekanisme pendampingan, dan memperluas kerja sama dengan pihak eksternal agar program dapat berkelanjutan dan berdampak lebih besar terhadap kualitas SDM di daerah. Kata Kunci: Efektivitas, Beasiswa, Sumber Daya Manusia</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
