<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192794</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260129092123</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001239</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PERAN TIM PENDAMPING KELUARGA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA /</subfield>
      <subfield code="c">Ahmad Ali Zanki</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ahmad Ali Zanki</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">22 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24790</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1="3" ind2="#">
      <subfield code="a">Aser, Florianus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.959 854 23</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.959 854 23  AHM p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kesejahteraan dan Permasalahan Sosial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peran Tim Pendamping Keluarga dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan yang belum optimal di Kota Ternate yang menyebabkan pencapaian tujuan utama PKH sulit tercapai. Secara spesifik, suboptimalitas ini ditunjukkan oleh masih adanya kebingungan pada 18% Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait pencairan dana dan pelaporan kehadiran anak, tantangan signifikan dalam menjangkau 1.120 KPM di wilayah kepulauan (dengan kunjungan rutin di bawah 50% dari target), serta kesulitan koordinasi yang dilaporkan oleh 45% pendamping dengan instansi terkait, terutama dalam pemutakhiran data dan verifikasi komitmen KPM. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Tim Pendamping Keluarga dalam Program Keluarga Harapan di Kota Ternate. Metode: Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan&#13;
penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa bahwa peran Tim Pendamping Keluarga mencakup pendampingan sosial, fasilitasi akses layanan, verifikasi komitmen,&#13;
penyelenggaraan sesi pengembangan keluarga (FDS), serta pemutakhiran data dan penanganan pengaduan. Kesimpulan: Peran Tim Pendamping Keluarga dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan telah terlaksana dengan baik, namun masih memerlukan perbaikan dari segi kualitas pendampingan, penambahan jumlah&#13;
pendamping, peningkatan kapasitas, serta dukungan dari pemerintah daerah agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan merata.&#13;
Kata Kunci: Tim Pendamping Keluarga, Program Keluarga Harapan, Pendampingan Sosial</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
