<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192795</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260129092253</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001240</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PROGRAM RUMAH KOLABORASI DISABILITAS KABUPATEN LANGKAT /</subfield>
      <subfield code="c">Silitonga, Shandy Wirawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Silitonga, Shandy Wirawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Umar Nain</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362,4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362,4 SIL p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Layanan Penyandang Disabilitas</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyandang disabilitas di Kabupaten Langkat&#13;
menghadapi berbagai hambatan dalam akses pendidikan, pekerjaan, dan layanan sosial,&#13;
sementara program pemberdayaan yang benar-benar inklusif dan berkelanjutan masih&#13;
terbatas. Ketiadaan panti sosial negeri khusus serta masih kuatnya stigma dan&#13;
keterbatasan akses modal memperparah tantangan yang dihadapi kelompok ini. Tujuan:&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan penyandang disabilitas&#13;
melalui Program Rumah Kolaborasi Disabilitas di Kabupaten Langkat. Metode:&#13;
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui&#13;
wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan informan kunci&#13;
dari Dinas Sosial, pengelola program, dan penyandang disabilitas peserta program.&#13;
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Rumah Kolaborasi &#13;
Disabilitas berhasil meningkatkan kesadaran diri, keterampilan, dan pendapatan peserta&#13;
hingga rata-rata 30%. Program ini juga memfasilitasi pembentukan kelompok usaha&#13;
bersama, menyediakan pelatihan berbasis kebutuhan individu, serta membangun sistem&#13;
pendampingan berkelanjutan. Meski demikian, tantangan utama masih berupa akses&#13;
modal usaha dan daya saing pasar. Kesimpulan: Program Rumah Kolaborasi Disabilitas&#13;
di Kabupaten Langkat terbukti efektif sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas&#13;
yang integratif dan partisipatif, mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan sosial&#13;
penyandang disabilitas, serta dapat menjadi rujukan bagi pengembangan program serupa&#13;
di daerah lain.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
