<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192800</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260129094435</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001245</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN PEMILIK USAHA RUMAH KOS DI  SEKITAR KAMPUS :</subfield>
      <subfield code="b">(STUDI KASUS DI DESA CIBEUSI KECAMATAN JATINANGOR  KABUPATEN SUMEDANG) /</subfield>
      <subfield code="c">M. Fardan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. Fardan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">20</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nashar A. Baso</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 244 4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 244 4 M.  s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">usaha mikro</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya pertumbuhan jumlah mahasiswa di kawasan Jatinangor yang berdampak pada meningkatnya permintaan hunian rumah kos, sehingga menimbulkan persaingan ketat antar pemilik usaha kos kosan, untuk itu perlunya strategi guna meningkatkan pendapatan pemilik usaha rumah kos tersebut. Tujuan: untuk menganalisis strategi peningkatan pendapatan yang digunakan oleh pemilik usaha rumah kos di Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dengan menitikberatkan pada penerapan strategi generik Michael E. Porter yang mencakup strategi biaya rendah, diferensiasi, dan fokus. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik rumah kos di Desa Cibeusi menerapkan kombinasi strategi generik Porter yang meliputi strategi biaya rendah, diferensiasi, dan fokus secara adaptif. Strategi biaya rendah dilakukan melalui efisiensi operasional seperti pengelolaan listrik, air, dan kebersihan yang hemat biaya; penetapan harga sewa yang kompetitif sesuai daya beli mahasiswa; serta manajemen skala ekonomi melalui optimalisasi jumlah kamar untuk menekan biaya per unit. Strategi diferensiasi diterapkan dengan menyediakan inovasi fasilitas seperti Wi-Fi cepat, dapur bersama, ruang belajar, dan sistem keamanan digital; pelayanan pelanggan yang responsif dan ramah; serta membangun citra usaha positif melalui lingkungan yang bersih dan pengalaman penyewa yang baik. Sementara itu, strategi fokus terlihat dari penargetan pasar secara spesifik, seperti mahasiswa luar daerah dan perempuan; adaptasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan privasi dan kenyamanan; serta komunikasi langsung maupun promosi digital yang menyasar segmen tertentu. Ketiga strategi ini dijalankan secara fleksibel oleh pelaku usaha untuk menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, belum optimalnya promosi digital, serta persaingan harga yang ketat.. Faktor pendukung seperti lokasi strategis, fasilitas memadai, dan segmen pasar mahasiswa berkontribusi besar terhadap peningkatan pendapatan. Sementara itu, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan modal, promosi digital yang belum optimal, serta tekanan persaingan harga. Dalam mengatasi hambatan tersebut, para pelaku usaha kos melakukan berbagai inovasi ringan, seperti peningkatan fasilitas dasar, fleksibilitas pembayaran, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Kesimpulan: pemilik usaha rumah kos di Desa Cibeusi menerapkan strategi peningkatan pendapatan yang mengacu pada strategi generik Michael E. Porter, yaitu biaya rendah, diferensiasi, dan fokus. Ketiganya sering dikombinasikan secara adaptif untuk menghadapi tantangan seperti persaingan harga, keterbatasan modal, dan promosi digital yang minim. Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan pendapatan melalui efisiensi operasional, inovasi fasilitas, serta pemanfaatan media sosial dan fleksibilitas layanan. Dengan demikian, strategi yang berbasis kebutuhan lokal dan responsif terhadap kondisi pasar menjadi kunci keberhasilan usaha rumah kos di wilayah tersebut. Kata Kunci : Peningkatan Pendapatan, Persaingan Harga, Rumah Kos, Strategi Generik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
