<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192856</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260129124148</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001301</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ANALISIS STRATEGI MENGATASI KEMACETAN LALU LINTAS DENGAN PERSPEKTIF PUSH AND PULL OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Dita Magdalena Fatari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dita Magdalena Fatari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dedi Kusmana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">354.760 959 832 32</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">354.760 959 832 32 DIT a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">kementerian perhubungan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan kemacetan di Kota Pontianak disebabkan oleh tingginya jumlah kendaran pribadi yang tidak mampu ditampung oleh ruas jalan yang tersedia. Untuk mengatasi fenomena tersebut, Pemerintah Kota Pontianak telah banyak menyusun dan menerapkan berbagai strategi, namun arah dari berbagai strategi tersebut perlu untuk dianalisis lebih lanjut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi mengatasi kemacetan lalu lintas dengan perspektif push and pull oleh Dinas Perhubungan Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Milles Huberman juga digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai strategi yang telah diterapkan oleh Kota Pontianak dari segi kebijakan, teknis, perencanaan, dan pendukung secara garis besar telah sesuai dengan prinsip strategi push and pull, dan strategi yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Pontianak dalam mengatasi kemacetan lebih condong dengan prinsip pull. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat ketidakseimbangan antara strategi push dan strategi pull yang dijalankan di Kota Pontianak dalam upayamengatasi permasalahan kemacetan. Hal ini menunjukkan perlunya penyempurnaan kebijakan agar strategi yang diterapkan lebih selaras dengan kerangka push and pull Broaddus untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi dan meningkatkan minat terhadap moda transportasi berkelanjutan. Kata Kunci: analisis, kemacetan lalu lintas, strategi push and pull</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
