<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192859</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260129022640</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001304</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EVALUASI KEBIJAKAN SISTEM MERIT DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN  PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA TOMOHON /</subfield>
      <subfield code="c">Enrico Aprillio Valencio Pomo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Enrico Aprillio Valencio Pomo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">19 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20502</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Pangerapan, Stenly Ferdinand</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.609 598 424 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.609 598 424 2 ENR e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Evaluasi Manajemen Personalia Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Reformasi birokrasi merupakan upaya strategis dalam &#13;
mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu aspek penting dalam reformasi ini adalah penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). belum optimalnya dampak dari implementasi sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon meskipun telah memperoleh kategori “baik” dengan skor 256 sesuai PermenPAN-RB No. 40 Tahun 2018. Hal ini terlihat dari masih adanya potensi subjektivitas dalam proses seleksi, mutasi, dan promosi, rendahnya motivasi pegawai, Pengisian jabatan yang belum sepenuhnya berbasis kompetensi dan penilaian kinerja, serta Nilai IP ASN yang masih dalam kategori sedang. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) guna mengidentifikasi kekurangan serta memberikan saran perbaikan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil/Temuan: Temuan menunjukkan kelemahan pada dimensi Input berupa belum tersedianya sarana diklat daerah, serta pada dimensi Process yang mencakup belum ditetapkannya SKJ (Standar Kompetensi Jabatan), talent pool yang belum tersusun, manajemen kinerja yang belum sepenuhnya berbasis penilaian kinerja, dan lemahnya pelaksanaan sistem penghargaan. Kesimpulan: Penerapan sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon belum menghasilkan dampak optimal karena lemahnya aspek input dan proses, sehingga diperlukan upaya penguatan berupa penyediaan sarana prasarana, penetapan Standar Kompetensi Jabatan, dan pelengkapan data profil pegawai agar sistem merit dapat berkontribusi secara maksimal terhadap profesionalitas ASN. &#13;
Kata kunci: Evaluasi, Sistem Merit, Manajemen ASN</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
