<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193012</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00202/IPDN/2026</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20260203010135</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000096</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAERAH DI KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">NABILA AL ZAHRAH</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">NABILA AL ZAHRAH</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">20 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17202</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Komedi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.013 598 2422</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.013 598 2422 NAB a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keuangan Negara di Suatu Provinsi atau Daerah Tertentu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengelolaan keuangan Kota Bekasi berfokus pada&#13;
rendahnya PAD dan ketergantungan pada dana transfer, dipengaruhi oleh penerimaan retribusi daerah&#13;
dan pengelolaan kekayaan terpisah. Untuk meningkatkan kemandirian daerah dan kesejahteraan&#13;
masyarakat, perlu dilakukan analisis pendapatan daerah yang mencakup kemandirian keuangan,&#13;
ketergantungan keuangan, pertumbuhan pendapatan, dan potensi PAD sebagai implementasi&#13;
desentralisasi fiskal. Tujuan : menganalisis pendapatan daerah untuk memahami kontribusi PAD&#13;
dalam meningkatkan kemandirian Kota Bekasi. Metode : Metode yang digunakan adalah deskriptif&#13;
kualitatif dengan pendekatan induktif, mengumpulkan data primer melalui wawancara dengan&#13;
pegawai BPKAD dan Bapenda, serta data sekunder dari LRA Kota Bekasi. Analisis data meliputi&#13;
pengumpulan, reduksi, penyajian, dan deskripsi data dengan analisis rasio pendapatan. Hasil/Temuan:&#13;
penelitian menunjukkan tingkat kemandirian Kota Bekasi rata-rata 72% dengan pola hubungan&#13;
partisipatif selama lima tahun terakhir, namun rasio ketergantungan keuangan daerah rata-rata 55,27%&#13;
dengan kriteria ketergantungan sangat tinggi. Pertumbuhan Pendapatan Daerah juga mencapai 4,32%&#13;
selama periode lima tahun, meskipun mengalami fluktuasi tahunan yang dipengaruhi oleh berbagai&#13;
faktor. Analisis Potensi Pendapatan Asli Daerah menunjukkan bahwa hanya beberapa jenis pajak,&#13;
seperti pajak restoran dan pajak BPHTB, yang memiliki potensi prima di Kota Bekasi dengan proporsi&#13;
lebih dari satu. Kesimpulan Kemandirian di Kota Bekasi memang belum tercapai sepenuhnya karena&#13;
ketergantungan terhadap pemerintah pusat masih sangat tinggi namun Kota Bekasi memiliki potensi&#13;
untuk meningkatkan kemandirian keuangannya dengan memperbaiki efektivitas pendapatan asli&#13;
daerah. Hal ini akan membantu meningkatkan kemandirian keuangan daerah dan mengurangi&#13;
ketergantungan pada pemerintah pusat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
