<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193047</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260203023110</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000131</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGARUH KEMAMPUAN DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI :</subfield>
      <subfield code="b">(Studi Kasus Pada Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun Anggaran 2018-2022) /</subfield>
      <subfield code="c">Sultan Wahyu Akbar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sultan Wahyu Akbar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">22 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16821</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Anindita Primastuti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.559 826 14</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.559 826 14  SUL p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Properti dan Topik yang Berkaitan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan terkait dengan pengelolaan keuangan daerah&#13;
di Kabupaten Sumbawa menjadi suatu hal yang sangat penting, karena kemampuan dan kemandirian&#13;
keuangan daerah masih tergolong rendah dan memperihatinkan. Mengingat keuangan daerah&#13;
digunakan sebagai pembiayaan pembangunan daerah. Peningkatan PAD yang terjadi setiap tahun&#13;
ternyata tidak dibarengi dengan kondisi pertummbuhan ekonomi dikabupaten sumbawa, yang mana&#13;
PAD yang terus meningkat setiap tahunnya namun tidak diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang&#13;
tidak meningkat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh&#13;
kemampuan dan kemandirian keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten&#13;
Sumbawa serta mengidentifikasi dan mendeskripsikan kemampuan keuangan daerah di kabupaten&#13;
sumbawa yang belum sepenuhnya mampu mendukung otonomi daerah. Metode: Metode yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif (Mixed Method) dengan&#13;
sumber data skunder yaitu Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Data Pertumbuhan Ekonomi,&#13;
kemudian sumber data primer yaitu wawancara. Hasil: Berdasarkan hasil temuan dimana penulis&#13;
menganalisis hasil uji F, dimana nilai F hitung sebesar 110,331 melampaui nilai F tabel sebesar 19,00&#13;
(110,331 &gt; 19,00), dan nilai signifikansi sebesar 0,042 lebih rendah dari ambang batas sebesar 0,05&#13;
maka kemampuan keuangan daerah dan kemandirian keuangan daerah berpengaruh signifikan secara&#13;
simultan terhadap pertumbuhan ekonomi dan hasil uji t terbukti berpengaruh signifikan secara parsial.&#13;
Kesimpulan tersebut didukung dengan dengan nilai dari pengaruh regresi linier berganda sebesar&#13;
4,890 untuk kemampuan keuangan daerah dan kemandirian keuangan daerah sebesar 4,193 dan nilai&#13;
konstanta sebesar 3,859. Sedangkan nilai koefisien determinasinya sebesar 95,8%. Berdasarkan hasil&#13;
analisis dari pengumpulan data dan wawancara dipenelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan&#13;
keuangan daerah di Kabupaten Sumbawa selama 5 tahun terakhir (2018-2022) belum sepenuhnya&#13;
mendukung otonomi daerah dan dapat dikatakan belum mandiri. Hal ini disebabkan oleh beberapa&#13;
faktor utama yaitu penurunan aktivitas ekonomi disektor pariwisata, perdagangan dan jasa,&#13;
ketergantungan pada dana transfer serta efisiensi pengelolaan anggaran yang belum optimal. Upayaupaya yang telah dilakukan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumbawa untuk&#13;
mengatasi masalah ini, seperti memanfaatkan potensi ekonomi lokal, peningkatan sosialisasi dan&#13;
edukasi kepada masyarakat, optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah, serta perencanaan&#13;
anggaran yang matang. Kesimpulan: Berdasarkan uji variabel secara parsial antara kemampuan&#13;
keuangan daerah (X1) terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) terbukti berpengaruh, dan antara&#13;
kemandirian keuangan darah (X2) terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) juga berpengaruh positif serta&#13;
secara simultan antara kemampuan keuangan daerah (X1) dan kemandirian keuangan daerah (X2)&#13;
terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) berpengaruh positif dan signifikan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
