<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193079</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260204110914</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000163</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IndonesianClear Cookie - decide language by browser settings    ANALISIS KINERJA KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Farhan Najib Maddarangang</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Farhan Najib Maddarangang</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18696</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Eko Budi Lestari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">342.485 984 773</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">342.485 984 773 FAR</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keuangan Pemerintah Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Penyelenggaraan pemerintah daerah kabupaten Gowa&#13;
pada tahapannya masih mengalami masalah seperti kontribusi pendapatan asli daerah belum efektif&#13;
dan efisien sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat kinerja keuangan daerah. Tujuan: Tujuan&#13;
dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Gowa&#13;
2&#13;
selama tahun anggaran 2018–2022, untuk menentukan faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan&#13;
kinerja tersebut, dan untuk menjelaskan upaya yang dilakukan untuk mencapainya. Metode:&#13;
Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data&#13;
mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan induktif. Teori analisis rasio keuangan mahmudi&#13;
digunakan dalam penelitian ini. Rasio tersebut terdiri dari derajat desentralisasi fiskal, rasio&#13;
kemandirian ketergantungan daerah, rasio kemandirian daerah, dan rasio efektivitas penerimaan&#13;
Pendapatan Asli Daerah. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio desentralisasi&#13;
fiskal Kabupaten Gowa adalah rendah, dengan rasio desentralisasi kurang dari 15% dikategorikan&#13;
rendah, dan rasio ketergantungan daerah sebesar 80% dikategorikan sebagai presentase yang lebih&#13;
dari 50. Menurut perhitungan kontribusi pendapatan transfer yang besar terhadap pendapatan&#13;
daerah, ketergantungan daerah Kabupaten Gowa sangat besar. Rasio kemandirian daerah berkisar&#13;
antara 0-25%, yang berarti kemandirian daerah Pemerintah Kabupaten Gowa dikategorikan rendah&#13;
sekali dengan pola hubungan instruktif selama lima tahun. Analisis rasio efektivitas penerimaan&#13;
Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa rata-rata angkanya adalah lebih dari&#13;
100%, yang menunjukkan bahwa kriterianya sangat efektif dalam pengelolaan PAD. Kesimpulan:&#13;
Penyelesaian masalah dapat dilakukan meningkatkan dan memperluas sumber atau komponen&#13;
pendapatan sesuai dengan potensi yang ada, mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah,&#13;
dan meningkatkan pendapatan asli daerah melalui upaya normatif yang memperbaiki tata kelola&#13;
pemungutan pendapatan asli daerah.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
