<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193112</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260204120528</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000196</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MEREK POLITIK (POLITICAL BRANDING) WALIKOTA TERPILIH MELALUI AKUN INSTAGRAM PADA MASA KAMPANYE PILKADA TAHUN 2020 DI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA /</subfield>
      <subfield code="c">Simanjuntak Jessica Dorinda</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Simanjuntak Jessica Dorinda</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 Hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17111</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Astika Ummy Athahirah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">324.959 859 812 11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">324.959 859 812 11 SIM m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kampanye Politik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kemenangan walikota terpilih pada kontestasi &#13;
Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 di Kota Medan yang lalu diikuti oleh beragam isu dan &#13;
tanggapan yang berkembang dari Masyarakat. Mulai dari isu identitas politik sebagai &#13;
menantu presiden yang menjabat, usia yang masih muda, serta latar belakang yang bukan &#13;
dari dunia politik. Tujuan: itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam melalui &#13;
analisis merek politik atau political branding Walikota Terpilih Kota Medan selama masa &#13;
kampanye Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 melalui akun Instagram.  Metode: Metode &#13;
yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu Quasi-Qualitative Desain (QQD) atau &#13;
semi kuaIitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi yang kemudian &#13;
dianalisis menggunakan teknik analisis wacana kritis atau Critical Discourse Analysis (CDA) oleh Van Dijk (2009). Penulis menggunakan teori Six Stages of Political Branding &#13;
atau Kerangka Kerja Penilaian Identitas Merek Politik Pribadi menurut Philbrick dan &#13;
Cleveland (2015) dengan menggunakan 3 dari 6 dimensi yang dianggap sesuai dengan &#13;
penelitian ini. Hasil/Temuan: Pendekatan yang dilakukan melalui beragam media terutama &#13;
Instagram membuat beliau lebih mudah untuk menjangkau masyarakat dari beragam &#13;
kalangan termasuk anak muda. Dalam konten unggahannya beliau sering menyampaikan &#13;
programnya yaitu program prioritas dengan tagline #KolaborasiMedanBerkah yang selalu &#13;
melekat. Interaksi yang dibangun melalui berbagai aktivitas dan kunjungan untuk &#13;
mendengar keluhan dan aspirasi Masyarakat menambah nilai tambah yang dipandang peduli &#13;
oleh Masyarakat. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa &#13;
Walikota Terpilih tahun 2020 di Kota Medan menampilkan diri dengan merek atau brand &#13;
yang “ramah, peduli, dan berjiwa muda.”</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
