<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193134</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260204123309</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000218</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI BADAN PENGAWAS PEMILU PROVINSI SUMATERA  BARAT DALAM MENGANTISIPASI PELANGGARAN NETRALITAS  APARATUR SIPIL NEGARA PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 /</subfield>
      <subfield code="c">Sulandari Iga</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sulandari Iga</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16772</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Romi Saputra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">324.659 813</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">324.659 813  SU s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemilu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Meningkatnya pelanggaran &#13;
netralitas aparatur sipil negara dari tahun 2018-2020 pada pemilihan di &#13;
Provinsi Sumatera Barat. Hasil laporan Bawaslu menyatakan bahwa &#13;
temuan kasus pelanggaran netralitas ASN di Provinsi Sumatera Barat &#13;
menempati posisi yang cukup tinggi, berkaitan dengan hal ini bawaslu &#13;
menyatakan Provinsi Sumater barat masuk ke dalam 10 Provinsi dengan &#13;
kerawanan tertinggi isu Netralitas ASN pada Pemilu 2024. Tingginya &#13;
tingkat pelanggaran netralitas Aparatur Sipil mengakibatkan proses &#13;
demokrasi di Provinsi Sumatera Barat tidak optimal. Sebagai lembaga yang &#13;
berperan dalam mengawasi proses demokrasi di Provinsi Sumatera Barat &#13;
maka Bawaslu Provinsi Sumatera Barat harus memiliki strategi yang dapat &#13;
mengantisipasi pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara. Tujuan:  &#13;
Penelitian ini diadakan guna menjelaskan bahwa upaya Badan Pengawas &#13;
Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat dalam mengantisipasi &#13;
pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilu 2024. Metode: &#13;
Jenis penelitian tersebut adalah deskriptif dengan pengumpulan data &#13;
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil &#13;
penelitian ini menyimpulkan bahwa, upaya Bawaslu Provinsi Sumatera &#13;
Barat dalam mengantisipasi pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara &#13;
di Provinsi Sumatera Barat pada dengan cara yang lebih kreatif dalam &#13;
pengelolaan media sosial, mengadakan sosialisasii, meningkatkan kualitas &#13;
sumber daya manusia dan pengembangan Kampung Pengawasan pemilu. &#13;
Kesimpulan: Dengan adanya penelitian ini penulis berharap bisa &#13;
mengantisipasi terjadinya pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara &#13;
dengan dasar penerapan strategi yang baik dari Bawaslu Itu sendiri &#13;
sehingga dapat meminimalisir ancaman dan hambatan yang ada.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
