<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193171</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260204012745</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000255</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">GAYA KEPEMIMPINAN PENJABAT KEPALA DAERAH PEREMPUAN DI  KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE  PROVINSI SULAWESI UTARA :</subfield>
      <subfield code="b">Studi Penggunaan Platform Digital /</subfield>
      <subfield code="c">Arif Hendi Nul Hakim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Arif Hendi Nul Hakim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16616</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Teguh Ilham</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 842 11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 842 11  ARI g</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemerintah Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Menjadi pemimpin bagi kaum perempuan tentu bukan hal &#13;
yang gampang, apalagi menjadi Penjabat Bupati. Seiring dengan usaha kerja &#13;
keras sebagai seorang pemimpin, Rinny Tamuntuan tidak lepas dari berbagai &#13;
tantangan saat menjalankan tugas dan kewajiban.Tujuan: Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan perempuan Penjabat Bupati &#13;
Sangihe dr. Rinny Tamuntuan. Selain itu untuk mengetahui faktor pendukung dan &#13;
penghambat kepemimpinan perempuan sebagai Penjabat Bupati Sangihe. &#13;
Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan &#13;
pendekatan induktif. Teori yang digunakan adalah teori gaya kepemimpinan &#13;
perempuan oleh Situmorang dimana ada empat macam gaya kepemimpinan &#13;
dengan dua belas dimensi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, &#13;
observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, &#13;
verifikasi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan &#13;
penelitian yang dilakukan terdapat beberapa temuan bahwa gaya kepemimpinan &#13;
yang diterapkan oleh Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam hal &#13;
ini dr. Rinny Tamuntuan adalah gaya kepemimpinan feminim – transformasional &#13;
karena adanya kesesuaian berdasarkan data dan karakter individu dr. Rinny &#13;
Tamuntuan. Selain itu, terdapat dua indikator yang serupa antara kedua gaya &#13;
tersebut, yaitu charismatic dan team oriented dengan individual consideration. &#13;
Kesimpulan: Gaya kepemimpinan dr. Rinny Ramuntuan merupakan gaya &#13;
kepemimpinan Feminim-Transformasional. Dengan faktor pendukung antara lain &#13;
; proses penunjukkan penjabat bupati rinny yang relatif lancar, skill / kemampuan &#13;
beliau dalam memimpin pemerintahan, pengalaman kerja, hingga penerimaan &#13;
positif dari mayoritas masyarakat sangihe. Faktor yang menjadi hambatan dr. &#13;
Rinny Tamuntuan dalam menjalankan kepemimpinannya di Kabupaten &#13;
Kepulauan Sangihe yaitu kondisi geografis dan cuaca yang kurang kondusif serta &#13;
kurangnya dukungan partai politik bagi kaum perempuan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
