<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193172</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260204012825</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000256</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGANAN MASALAH SAMPAH DI KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Candra Sulaiman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Candra Sulaiman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 :</subfield>
      <subfield code="b">ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17105</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Candra Sulaiman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.725 984 431</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.725 984 431 MUH c</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengelolaan Sampah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penulis berfokus pada permasalahan yaitu masih&#13;
banyaknya masyarakat Kota Palu yang membuang sampah belum pada tempatnya dan sesuai&#13;
dengan waktu yang ditentukan mengakibatkan tingginya volume timbulan sampah, masih&#13;
kurangnya sarana dan prasarana dalam penanganan sampah, masih adanya tempat pembuangan&#13;
sampah (TPS) liar, kurangnya bank sampah dan TPS3R. Hal ini membutuhkan kolaborasi yang&#13;
melibatkan pemerintah, swasta dan masyarakat dalam penanganan masalah sampah di Kota Palu&#13;
Provinsi Sulawesi Tengah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis&#13;
collaborative governance dalam penanganan masalah sampah di Kota Palu, untuk mengetahui&#13;
dan menganalisis faktor-faktor pendukunng dan penghambat collaborative governance dalam&#13;
penanganan masalah sampah di Kota Palu, untuk mengetahui dan menganalisis upaya-upaya&#13;
mengatasi faktor penghambat collaborative governance dalam penanganan masalah sampah di&#13;
Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah&#13;
pnelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif, teknik pengumpulan data&#13;
yang diambil adalah wawancara, observasim dan dokumentasi. Hasil/Temuan : Hambatan yang&#13;
terjadi dilapangan mengenai kolaborasi yang dilakukan untuk penanganan masalah sampah di&#13;
Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah adalah fasilitas sarana dan prasarana seperti armada&#13;
pengangkut sampah, kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnnya membuang&#13;
sampah pad tempatnya, kurangnya anggaran untuk mengelola bank sampah dan TPS3R yang ada&#13;
di Kota Palu. Adapun teori yang dipakai sebagai pisau analisis dalam penulisan skripsi ini adalah&#13;
menggunakan teori collaborative Governance dari Anshell dan Gash yang menjelaskan bahwa&#13;
dalam collaborative governance dilihat dari 4 aspek yaitu starting condition (kondisi awal),&#13;
institutional design (desain institusional), facilitaitive leadership (kepemimpinan fasilitatif), dan&#13;
collaborative process (proses kolaborasi). Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian bahwa&#13;
Collaborative Governance Dalam Penanganan Masalah Sampah di Kota Palu sudah berjalan&#13;
dengan baik namun pada prosesnya masih ditemui hambatan yaitu kurangnya anggaran, sarana&#13;
dan prasarana dan pemerintah bersama pihak swasta juga telah melakukan upaya untuk&#13;
mengatasi hambatan tersebut dengan cukup baik.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
