<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193173</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260204013116</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000257</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">OPTIMALISASI PROGRAM PENANGANAN STUNTING DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Fauziah Siddik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fauziah Siddik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17178</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dahyar Daraba</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.859 846 31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.859 846 31 FAU o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Masalah Stunting</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan / Latar Belakang (GAP):Permasalahan stunting di Kabupaten Majene&#13;
merupakan masalah gizi yang terjadi akibat kekurangan nutrisi yang kronis pada masa&#13;
pertumbuhan anak, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan yaitu mulai dari&#13;
masa kehamilan hingga usia 2 tahun. Angka prevalensi stunting yang tinggi di Kabupaten Majene memerlukan penanganan serius. Perangkat daerah bekerja sama untuk menanagani&#13;
kasus stunting. Terutama Dinas Kesehatan yang menyusun program-program Kesehatan&#13;
untuk mengatasi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana&#13;
optimalisasi program penanganan stunting yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Penelitian&#13;
ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif.&#13;
Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.&#13;
Penelitian ini menggunakan teori Hotniar Siringoringo yang mendukung optimalisasi&#13;
penanganan stunting terdapat tiga dimensi yaitu tujuan, alternatif Keputusan dan sumber&#13;
daya yang dibatasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada bulan Januari 2024&#13;
mengenai Optimalisasi penanganan stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Majene telah&#13;
melakukan program-program penanganan stunting, namun belum optimal. Dengan kurang&#13;
optimalnya penanganan stunting didasari dengan faktor pendorong dan penghambat. Faktor&#13;
pendorong diantaranya yaitu adanya Kerjasama antar perangkat daerah, pengukuran bayi di&#13;
posyandu, pembagian tablet tambah darah, pembagian tambahan makanan, dibentuknya tim&#13;
pendamping keluarga (TPK) dan program Kesehatan lainnya. Adapun faktor penghambat&#13;
yaitu kurangnya kesadaran Masyarakat akan bahayanya stunting, sumber daya manusia&#13;
belum memadai, sanitasi yang buruk dan sumber anggaran yang kurang.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
