<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193254</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205082415</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000338</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EVALUASI KEBIJAKAN PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI  ALUN-ALUN KOTA MADIUN PROVINSI JAWA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Yoga Abdi Pangestu Laksana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Yoga Abdi Pangestu Laksana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17961</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Serly Wulandari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.095 982 832</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.095 982 832 YOG e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengendalian Sosial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Peraturan Walikota Kota Madiun Nomor 19 Tahun 2019  &#13;
Tentang Penertiban Pedagang Kaki Lima merupakan salah satu kebijakan yang &#13;
dikeluarkan oleh Walikota Madiun guna menurunkan tingkat pelanggaran &#13;
Pedagang Kaki Lima di Kota Madiun. Pelanggaran yang masih terjadi antara lain &#13;
lokasi berjualan Pedagang Kaki Lima tidak sesuai pada tempat yang telah &#13;
ditentukan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan &#13;
mendeskripsikan bagaimana evaluasi kebijakan penertiban Pedagang Kaki Lima di &#13;
Alun-alun Kota Madiun serta bagaimana Satuan Polisi Pamong Praja Kota Madiun &#13;
dalam mengatasi permasalahan penertiban Pedagang Kaki Lima. Metode : Metode &#13;
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik &#13;
pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis &#13;
data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/ &#13;
Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Evaluasi Kebijakan Penertiban &#13;
Pedagang Kaki Lima di Alun-alun Kota Madiun sudah cukup baik namun masih &#13;
belum mencapai target yang telah ditentukan dalam menangani masalah penataan &#13;
Pedagang Kaki Lima. Terbukti dengan adanya lapak yang belum semuanya terisi &#13;
oleh Pedagng Kaki Lima. Dimana dari dimensi efektivitas, Satpol PP Kota Madiun &#13;
masih belum mencapai target yang telah ditentukan dalam menangani masalah &#13;
penataan Pedagang Kaki Lima. Kesimpulan : kebijakan penertiban Pedagang Kaki &#13;
Lima belum sepenuhnya dipahami oleh seluruh Pedagang Kaki Lima di alun&#13;
alun Kota Madiun.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
