<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193274</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205094738</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000358</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">OPTIMALISASI PEMANFAATAN BARANG MILIK DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI BPKAD KOTA MAKASSAR :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Putri Rumpati Bangsawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Putri Rumpati Bangsawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">19 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19207</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Riswati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336. 598 477</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336. 598 477 PUT o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keuangan Publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pendapatan daerah Kota Makassar tercatat pada periode tahun&#13;
2019-2022 secara umum terjadi fluktuatif dari target anggaran serta realisasi. Hal tersebut&#13;
dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya ialah pengelolaan barang milik daerahnya.&#13;
Tujuan: Tujuan dari penelitian yang dilakukan ada tiga yang diantaranya, untuk menganalisis&#13;
dan mengetahui optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan&#13;
Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mengidentifikasi faktor&#13;
penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan&#13;
Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan dalam&#13;
optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah&#13;
di BPKAD Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif&#13;
deskriptif dengan pendekatan induktif kemudian menggunakan teori optimalisasi oleh Siregar&#13;
yang memiliki 3 dimensi yang diantaranya Identifikasi aset, analisis pemanfaatan aset, sistem&#13;
informasi manajemen aset (SIMA). Kemudian data yang digunakan adalah data primer dan&#13;
data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi kemudian dari data&#13;
yang diperoleh peneliti menganalisis datanya sesuai dengan mulai dari reduksi data, penyajian&#13;
data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Proses identifikasi aset yang dilakukan oleh&#13;
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar memiliki tahapan yang sesuai&#13;
dengan teori yang dikemukakan oleh Siregar terkait identifikasi aset. Analisis optimalisasi&#13;
pemanfaatan aset di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar melakukan&#13;
pemilahan aset operasional dan non operasional serta melakukan proses pengoptimalan aset&#13;
baik melalui sewa dan penjualan aset. penggunaan sistem informasi manajemen aset (SIMA)&#13;
dalam suatu instansi akan memudahkan pengelolaan aset sehingga pengelolaan aset dapat&#13;
berjalan dengan lancar mulai dari perencanaan hingga pemantauan dan pengendalian aset.&#13;
Terdapat dua faktor yang menjadi penghambat yang menjadikan Badan Pengelola Keuangan&#13;
dan aset Daerah masih belum bisa melaksanakan optimalisasi dengan baik. Menggunakan&#13;
aplikasi SIMBAKDA merupakan upaya yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan&#13;
Aset Daerah Kota Makassar dalam menutupi kekurangan yang ada di organisasi yaitu dengan&#13;
kekurangan Sumber Daya Manusia dan kurang strategisnya lokasi dari beberapa aset yang&#13;
dimiliki. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah&#13;
dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar masih belum optimal. Faktor&#13;
penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan&#13;
Asli Daerah di Kota Makassar terdapat dua faktor yaitu sumber daya manusia yang terbatas&#13;
dan lokasi aset yang tidak strategis. upaya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam&#13;
Optimalisasi barang Milik Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah terdiri dari&#13;
Membuat suatu Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA) yang bernama Sistem Informasi&#13;
Manajemen Barang Milik Daerah (SIMBAKDA) Makassar yang berguna untuk memudahkan&#13;
kinerja dalam penatausahaan aset serta Memperbaiki aset yang masih rusak serta&#13;
mengupayakan adanya perhatian khusus yang diberikan untuk aset yang memiliki lokasi yang&#13;
kurang strategis dalam optimalisasinya.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
