<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193280</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205095944</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000364</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PERANAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN PENYAKIT MASYARAKAT DI KABUPATEN PELALAWAN PROVINSI RIAU /</subfield>
      <subfield code="c">Manurung, Novita Roma Uli</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Manurung, Novita Roma Uli</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17705</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Khasan Effendy</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363. 285 914 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363. 285 914 1 MAN p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Satuan Polisi Pamong Praja</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Masalah sosial yang salah satunya adalah penyakit masyarakat yaitu&#13;
diartikan sebagai bentuk dari tindakan atau perbuatan yang melanggar norma, nilai, dan aturan&#13;
yang telah disepakati pada suatu tatanan kehidupan masyarakat. Banyaknya kasus penyakit&#13;
masyarakat berupa perbuatan maksiat atau kegiatan yang mengarah kepada terjadinya&#13;
perbuatan asusila di Kabupaten Pelalawan yang berimplikasi pada terganggunya aktivitas dan&#13;
kegiatan masyarakat yang berpotensi mengganggu kenyamanan, ketentraman dan ketertiban&#13;
umum dalam masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui,&#13;
mendeskeripsikan, dan menganalisis peranan Satuan Polisi Pamong Praja dalam penertiban&#13;
penyakit masyarakat di Kabupaten Pelalawan. Metode: Metode yang digunakan dalam&#13;
penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan&#13;
induktif dengan memberikan gambaran fakta serta data yang terjadi di lapangan melalui teknik&#13;
pengumpulan data yaitu studi dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil/Temuan:&#13;
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
capaian kinerja sebesar 82% yang mana peran dan fungsi Satpol PP Kabupaten Pelalawan&#13;
mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, namun belum optimal karena masih terdapat&#13;
beberapa kendala dan hambatan yang ditemui. Adapun faktor penghambat dalam melakukan&#13;
penertiban penyakit masyarakat tersebut adalah karena keterbatasan sumber daya aparatur,&#13;
keterbatasan sarana dan prasarana, tidak semua aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten&#13;
Pelalawan memahami tugas pokok dan fungsinya, tidak ada efek jera bagi pelaku penyakit&#13;
masyarakat, dan kurangnya koordinasi dalam pemberian pembinaan kepada pelaku penyakit&#13;
masyarakat. Kesimpulan: Satpol PP Kabupaten Pelalawan telah melaksanakan perannya&#13;
dengan baik dalam melakukan penertiban penyakit masyarakat. Akan tetapi, terdapat beberapa&#13;
hal yang menghambat peranan Satpol PP Kabupaten Pelalawan dalam melakukan penertiban&#13;
penyakit masyarakat tersebut, sehingga disarankan untuk penambahan anggota Satpol PP,&#13;
perbaikan dan penambahan sarana dan prasarana pendukung, pemberian bimbingan teknis dan&#13;
Pelatihan, penegakan hukum, meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan pihak atau dinas&#13;
terkait dalam memberikan pembinaan kepada para pelaku penyakit masyarakat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
