<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193283</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205100313</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000367</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KINERJA KEUANGAN KOTA BENGKULU BERDASARKAN ANALISA LAPORAN KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2018-2022 :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Zakky Nagoya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Zakky Nagoya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18063</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Budi Margono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336. 598 17</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336. 598 17  ZAK k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keuangan Publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kontribusi pendapatan asli daerah terhadap total pendapatan&#13;
daerah Kota Bengkulu tidak mencapai angka 20%, yang menunjukkan lemahnya kontribusi&#13;
pendapatan asli daerah terhadap pendapatan daerah. Kinerja keuangan berdasarkan Analisa keungan&#13;
daerah kota Bengkulu diharapkan menjadi solusi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Kota&#13;
2&#13;
Bengkulu sehingga mampu membiayai urusan pemerintahannya secara mandiri. Tujuan: Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk menganalisis rasio keuangan dalam menilai kinerja keuangan pemerintah Kota&#13;
Bengkulu selama periode 2018-2022, serta untuk mengetahui faktor penghambat kinerja keuangan.&#13;
Rasio keuangan yang dianalisis meliputi Rasio Efektivitas Pendapatan Asli Daerah, Rasio&#13;
Kemandirian Daerah, Rasio Derajat Desentralisasi, dan Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah.&#13;
Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder&#13;
berupa Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kota Bengkulu. Hasil/Temuan: Hasil penelitian&#13;
dengan menggunakan Rasio Efektivitas memperoleh hasil rata-rata sebesar 88,59% dengan kategori&#13;
kurang efektif, Rasio Kemandirian Daerah memperoleh hasil rata-rata sebesar 20,33%, kategori&#13;
sangat rendah dengan pola hubungan instruktif. Rasio Derajat Desentralisasi memperoleh hasil&#13;
sebesar 15,56% dengan kategori kurang. Rasio Ketergantungan Daerah memperoleh hasil sebesar&#13;
76,78% dengan kategori sangat tinggi. Kesimpulan: kinerja keuangan Pemerintah Kota Bengkulu&#13;
selama kurun waktu lima tahun tersebut masih belum dapat dikatakan baik. Adapun faktor&#13;
penghambat kinerja keuangan tersebut adalah masih belum optimalnya penerimaan pendapatan asli&#13;
daerah yang dipengaruhi oleh faktor minimnya sarana dan prasarana, kurangnya kesadaran wajib&#13;
pajak dan retribusi, serta minimnya pengawasan melalui regulasi perpajakan dan retribusi daerah.&#13;
Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan perbaikan untuk menilai kinerja keuangan pemerintah Kota&#13;
Bengkulu melalui penambahan sarana dan prasaran penunjang kegiatan perpajakan dan retribusi&#13;
daerah, pemberian sosialisasi kepada para wajib pajak dan retribusi, serta pembenahan terhadap&#13;
regulasi perpajakan dan retribusi di Kota Bengkulu. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujudnya&#13;
kinerja keuangan yang baik dan berdampak secara langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
