<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193302</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205104700</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000386</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI SISTEM SMART PLANNING BUDGETING DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN KEUANGAN DAERAH DI BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Panriandik Jiwa Kosah Hehanussa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Panriandik Jiwa Kosah Hehanussa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17939</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Arina Romarina</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336. 598 22</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336. 598 22 PAN i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keuangan Publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Masyarakat menuntut melakukan&#13;
pembaharuan serta pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan yang efisien,&#13;
efektif serta transparan dalam mengelola keuangan daerah, sehingga Pemerintah&#13;
Provinsi DKI Jakarta membuat pembaharuan program berkaitan dengan&#13;
penyusunan anggaran yang bersifat online yaitu Smart Planning Budgeting.&#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sistem Smart&#13;
Planning Budgeting dalam penyusunan anggaran keuangan daerah Provinsi DKI&#13;
Jakarta, faktor kendala terkait implementasi Smart Planning Budgeting di&#13;
Provinsi DKI Jakarta, serta upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk&#13;
mengatasi kendala implementasi Smart Planning Budgeting dalam penyusunan&#13;
anggaran keuangan daerah Provinsi DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini&#13;
dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan&#13;
pendekatan induktif. Pengumpulan data/informasi dilakukan dengan teknik&#13;
wawancara sebagai instrumen utama, kemudian dilengkapi dengan dokumentasi.&#13;
Teknik analisis data yang digunakan peneliti berupa reduksi data, penyajian data,&#13;
penarikan kesimpulan, display data, serta verifikasi. Hasil/Temuan: Temuan&#13;
yang diperoleh menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem Smart Planning&#13;
Budgeting di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta sudah&#13;
berjalan baik, hal tersebut dapat dibuktikan dalam membantu proses aktivitas&#13;
anggaran dari mulai perencanaan, penganggaran, hingga pengendalian anggaran&#13;
menjadi lebih cepat dan akuntabilitas. Kesimpulan: Hasil penelitian ini&#13;
menunjukkan bahwa implementasi sistem Smart Planning Budgeting dalam&#13;
penyusunan anggaran di pemerintah daerah Provinsi DKI Jakarta sudah berjalan&#13;
cukup baik dalam membantu proses aktivitas anggaran mencapai sasaran yaitu&#13;
mewujudkan efektivitas, efesiensi, akuntabilitas, dan transparansi proses&#13;
pengelolaan keuangan daerah. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala&#13;
diantaranya yaitu program atau perangkat lunak Smart Planning Budgeting yang&#13;
cukup sulit dioperasikan, website Smart Planning Budgeting sulit diakses, serta&#13;
Sumber Daya Manusia yang belum memadai, dan belum tersedianya modul&#13;
pengoperasian Smart Planning Budgeting. Sedangkan upaya yang dilakukan&#13;
dalam mengatasi hal tersebut adalah melakukan koordinasi dengan instansi&#13;
terkait, melakukan konsultasi dengan konsultan Smart Planning Budgeting, serta&#13;
memanfaatkan Sumber Daya Manusia yang ada.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
