<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193319</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205112123</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000403</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EVALUASI PROGRAM SEMBAKO DALAM MENINGKATKAN  KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MISKIN DI KECAMATAN SOKARAJA  KABUPATEN BANYUMAS /</subfield>
      <subfield code="c">Rediva Nur Meilya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rediva Nur Meilya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">illus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16951</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Anwar Rosshad</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.509 598 262 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.509 598 262 1 RED e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Masalah dan Layanan untuk Orang Miskin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fokus penulis dalam penelitian ini yaitu pada &#13;
pelaksanaan Program Sembako di Kecamatan Sokaraja dimana adanya ketidaksesuaian jumlah &#13;
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan jumlah realisasi Keluarga Penerima &#13;
Manfaat (KPM) yang menerima bantuan. Kemudian adanya penyalahgunaan dalam &#13;
pemanfaatan bantuan yang dilakukan oleh salah satu KPM yang tidak mempergunakan bantuan &#13;
dengan semestinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan evaluasi maupun &#13;
mendeskripsikan terkait pelaksanaan Program Sembako dalam meningkatkan kesejahteraan &#13;
masyarakat miskin di Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas serta memberikan gambaran &#13;
mengenai upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program Sembako. &#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik &#13;
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta triangulasi data. Analisis &#13;
penelitian ini yaitu menggunakan teori Evaluasi menurut William Dunn yang terdiri dari 6 &#13;
(enam) dimensi. Hasil/Temuan:. Temuan yang didapatkan penulis pada penelitian ini masih &#13;
adanya kendala dalam pelaksanaan yaitu permasalahan dalam pembaruan data penerima &#13;
Program Sembako oleh operator desa yang ada di DTKS, kurangnya pemahaman operator desa &#13;
mengenai kriteria kemiskinan, ada pihak yang memanfaatkan kesempatan pada proses &#13;
penyaluran, dan terdapat KPM yang menyalahgunakan dalam pemanfaatan bantuan. Untuk &#13;
mengatasi beberapa kendala tersebut maka terdapat beberapa upaya dari pihak pelaksana &#13;
program yaitu pendalaman data KPM Program Sembako yang lebih konkrit, membuat batasan &#13;
waktu dan rentang usia bagi penerima program sembako, dan memasang daftar nama penerima &#13;
program sembako di kantor kecamatan maupun kantor desa serta pemasangan stiker penerima &#13;
program sembako di rumah penerima. Kesimpulan: Evaluasi pelaksanaan Program Sembako &#13;
dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin di Kecamatan Sokaraja Kabupaten &#13;
Banyumas dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik tetapi belum optimal yang dapat dilihat &#13;
dari dimensi efisiensi, kecukupan, responsivitas, dan perataan serta pelaksanaannya sudah &#13;
sesuai dengan mekanisme program. Namun disamping itu masih terdapat beberapa kendala &#13;
yang dapat dilihat dari dimensi efektivitas dan ketepatan. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan &#13;
program ini maka dapat dilakukan meningkatan fungsi kontrol serta penambahan pendamping &#13;
sosial dalam pelaksanaan serta pemanfaatan Program Sembako oleh TKSK harus dilakukan &#13;
secara berkala dan terjadwal, melakukan pembaruan data kependudukan desa bagi warga yang &#13;
mengalami peristiwa kependudukan maupun peristiwa penting, dan untuk pelaksana program &#13;
hendaknya dapat meningkatkan frekuensi dalam pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi &#13;
(Rakor) bagi pelaksana Program Sembako sebagai tindak lanjut pembahasan mengenai &#13;
hambatan maupun kendala dalam pelaksanaan penyaluran yang dapat dilaksanakan oleh dinas, &#13;
kecamatan, maupun desa.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
