<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193360</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00288/IPDN/2026</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20260205013924</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000444</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">INOVASI PELAYANAN ARSIP MELALUI PROGRAM TITIP BANDAKU DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Diana Ayu Puspita Sari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Diana Ayu Puspita Sari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">19 :</subfield>
      <subfield code="b">ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16923</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dedi Kusmana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">025.045 983 23</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">025.045 983 23 DIA i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pelayanan Arsip</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Arsip berguna untuk menjamin kepentingan negara dan&#13;
keperdataan masyarakat melalui pengelolaan, pemberdayaan, pemanfaatan, dan&#13;
pelayanan publik kearsipan yang terpercaya serta autetik. Berkaitan dengan&#13;
pelayanan kearsipan pemerintah daerah turut serta bertanggungjawab dalam&#13;
pengelolaan arsip di Daerah. Pemerintah Kabupaten Klaten mengadopsi teknologi&#13;
untuk menghasilkan inovasi dalam pelayanan arsip masyarakat sebagai upaya&#13;
pengelolaan dan penyelamatan arsip. Maka terbentuklah program inovasi kearsipan&#13;
Titip Bandaku (Titip Berkas Arsip Digitalku) yang dilaksanakan melalui alih media&#13;
arsip menjadi digital. Namun dalam pelaksanaan program Titip Bandaku yang telah&#13;
berjalan kurang lebih 5 tahun, dokumen yang dialihmediakan masih jauh dari target&#13;
yang telah ditetapkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai OPD pelaksana.&#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan inovasi Titip&#13;
Bandaku dalam pelayanan kearsipan dalam perlindungan dan penyelamatan arsip,&#13;
faktor penghambat, dan upaya mengatasi hambatan oleh Dinas Perpustakaan dan&#13;
Kearsipan Kabupaten Klaten. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif&#13;
kualitatif untuk mendeskripsikan pelaksanaan inovasi Titip Bandaku berdasarkan&#13;
teori inovasi (Lembaga Administrasi Negara,2017) dengan dua dimensi inovasi yaitu&#13;
output dan outcome yang sesuai dengan fakta-fakta yang ada di Dinas Perpustakaan&#13;
dan Kearsipan Kabupaten Klaten. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui&#13;
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis&#13;
melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.&#13;
Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini Inovasi Titip Bandaku dalam pelayanan arsip di&#13;
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Klaten dalam pelaksanaanya belum&#13;
berjalan secara maksimal dalam mencapai target namun mampu menunjukkan&#13;
pembaharuan mengenai pelayanan kearsipan masyarakat dengan pemanfaatan&#13;
teknologi dalam memberikan perlindungan dan penyelamatan arsip dari resiko&#13;
3&#13;
bencana. Kesimpulan: Inovasi Titip Bandaku memiliki beberapa faktor&#13;
penghambatnya meliputi sumber daya manusia yang belum memadai, kurangnya&#13;
sarana dan prasarana, dan kondisi arsip rusak. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan&#13;
Kabupaten Klaten perlu melakukan beberapa upaya seperti pembentukan tim khusus&#13;
Titip Bandaku, meningkatkan sosialisasi kearsipan melalui berbagai kegiatan publik,&#13;
dan kerja sama dengan stakeholder lainnya.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
