<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193375</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205015758</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000459</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN UPAYA PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA /</subfield>
      <subfield code="c">Muh. Rafly Dwi Putra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muh. Rafly Dwi Putra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18942</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. Zubakhrum B. Tjenreng</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">613.259 855 5</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">613.259 855 5 MUH i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pencegahan Stunting</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Stunting menjadi persoalan yang menjadi&#13;
perhatian khusus bagi pemerintah Indonesia saat ini. Angka stunting di&#13;
Kabupaten Kolaka masih jauh dari target yang dicanangkan oleh&#13;
pemerintah yaitu 14% pada tahun 2024 dan masih fluktuatif. Tujuan:&#13;
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi&#13;
Kebijakan Upaya Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten&#13;
Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara, untuk mengetahui dan menganalisis&#13;
faktor-faktor pendukung dan penghambat, untuk mengetahui dan&#13;
menganalisis Upaya mengatasi faktor-faktor penghambat. Metode:&#13;
Metode penelitian digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode&#13;
deskriptif dan pendekatan induktif, Teknik pengumpulan data yang&#13;
digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.&#13;
Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, dapat&#13;
disimpulkan bahwa implementasi Kebijakan Upaya Pencegahan dan&#13;
Penurunan Stunting di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara&#13;
telah berjalan dengan baik, namun dalam prosesnya masih perlu&#13;
penguatan peran struktur di bawah dan komitmen semua pihak, faktor&#13;
pendukung yaitu komitmen pimpinan daerah, ketersediaan sumber daya&#13;
dan kerja sama lintas sektoral, kolaborasi dengan lembaga swadaya&#13;
masyarakat dan partisipasi masyarakat. Faktor penghambat adalah peran&#13;
struktur di bawahnya yang dinilai masih lemah, kondisi geografis untuk&#13;
akses yang sulit dijangkau dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat&#13;
tentang pentingnya gizi. Upaya kebijakan, program, dan sumber daya&#13;
yang terkoordinasi secara luas untuk mengurangi prevalensi stunting dan&#13;
meningkatkan kesejahteraan anak secara keseluruhan di tingkat individu,&#13;
keluarga, dan masyarakat: memperkuat program kegiatan stunting ke&#13;
tingkat desa, memperkuat keterlibatan kader stunting. Kesimpulan:&#13;
Pemerintah Kabupaten Kolaka diharapkan dapat menurunkan stunting&#13;
dan mengejar target pemerintah pusat pada tahun 2024 sebesar 14%.&#13;
Saran untuk ke depan menjaga dan meningkatkan komitmen yang&#13;
menjadi kekuatan internal dari tingkat atas ke tingkat bawah. Melibatkan&#13;
seluruh elemen dalam kegiatan penanganan stunting seperti tokoh adat,&#13;
tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga berkolaborasi dengan&#13;
Pemerintah Kabupaten Kolaka</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
