<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193385</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205021146</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000469</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BONO OLEH DINAS PARIWISATA, PEMUDA, DAN OLAHRAGA DI KABUPATEN PELALAWAN PROVINSI RIAU :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Bayu Dzal Aidi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Bayu Dzal Aidi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19729</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tjut Syiariah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 141 21</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 141 21 BAY p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pariwisata kepariwisataan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Objek wisata bono memiliki fenomena alam yang sangat langka yaitu adanya&#13;
gelombang bono di tengah sungai yang dapat dinikmati peselancar dan dapat dikembangkan untuk&#13;
menarik banyak wisatawan, namun Objek Wisata Bono memiliki beberapa permasalahan yang harus&#13;
diselesaikan seperti,akses jalan yang masih rusak, belum adanya transportasi umum, kurangnya&#13;
pendanaan, dan kerap hancurnya bangunan akibat dari abrasi dan guncangan akibat gelombang Bono.&#13;
Oleh karena itu perlu adanya pengembangan objek wisata Bono oleh Dinas Pariwisata Kabupaten&#13;
Pelalawan untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas serta menyelesaikan berbagai permasalahan&#13;
yang ada. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana pengembangan Objek Wisata Bono oleh Dinas&#13;
Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga di Kabupaten pelalawan, apa saja faktor pendukung dan&#13;
penghambat pengembangan Objek Wisata Bono, serta apa upaya Dinas Pariwisata, Pemuda, dan&#13;
Olahraga Kabupaten Pelalawan dalam mengatasi hambatan yang ada. Metode: Metode penelitian&#13;
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah Observasi,&#13;
Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data dengan metode pengumpulan data, reduksi data,&#13;
penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Pengembangan Objek Wisata Bono oleh Dinas&#13;
Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga di Kabupaten Pelalawan telah diimplementasikan dan mengalami&#13;
beberapa hambatan yang signifikan mempengaruhi keberhasilan Pengembangan Objek Wisata Bono.&#13;
Kesimpulan: Hambatan tersebut diatasi dengan upaya mendorong pembangunan infrastruktur jalan,&#13;
mendorong peran swasta melalui investasi maupun usaha langsung, serta mendorong peran&#13;
masyarakat dalam kegiatan pariwisata dan pembangunan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
