<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193390</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205021828</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000474</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">OPTIMALISASI PELAYANAN IZIN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH BERBASIS RISIKO SECARA ONLINE PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Nabila Dinda Damantya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nabila Dinda Damantya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">17 :</subfield>
      <subfield code="b">ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17501</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nur Handayani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">351.159 871 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">351.159 871 1 NAB o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Publik Digital</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pemasalahan (GAP): Penelitian ini dilatar belakangi oleh penyelenggaraan urusan&#13;
pelayanan izin usaha mikro kecil menengah pada DPMPTSP yang dilakukan secara&#13;
online melalui sistem OSS-RBA yang dapat di akses dari rumah hanya dengan&#13;
menggunakan smartphone. Namun masih banyak pelaku usaha yang lebih memilih&#13;
datang langsung ke kantor. Hal ini terjadi karena masih terdapat pelaku usaha yang&#13;
beranggapan bahwa pengajuan izin usaha susah untuk dilakukan.Tujuan: Tujuan&#13;
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi pelayanan izin usaha mikro&#13;
kecil menengah berbasis risiko secara online pada DPMPTSP serta hambatan dan&#13;
upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan izin usaha. Metode:&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis menurut teori&#13;
optimlisasi milik Siringoringo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan&#13;
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh&#13;
peneliti dalam penelitian ini yaitu bila dilihat dari segi alternatif keputusan kegiatan&#13;
sosialisasi dan program lainnya belum dilakukan secara intensif. Dari segi sumber&#13;
daya ASN yang melayani masih kurangnya jumlah ASN dan kurangnya kompetensi&#13;
dari ASN yang dibutuhkan. Kemudian kurangnya kuantitas dari sarana dan&#13;
prasarana. Disamping itu dalam pelaksanaannya terdapat hambatan salah satunya&#13;
yaitu kurangnya kemampuan pelaku usaha dalam penggunaan sistem OSS-RBA.&#13;
Sehingga DPMPTSP melakukan upaya seperti sosialisasi yang dilakukan dan&#13;
adanya program pembuatan NIB gratis saat car free day. Kesimpulan:&#13;
Optimalisasi pelayanan izin usaha mikro kecil menengah dengan OSS-RBA pada&#13;
DPMPTSP belum berjalan baik namun sudah ada upaya yang dilakukan. Saran dari&#13;
peneliti untuk DPMPTSP Kabupaten Lombok Timur dalam mengoptimalkan&#13;
pelayanan izin usaha mikro kecil menengah secara online sebaiknya dengan&#13;
merekrut aparatur sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan kebutuhan yang&#13;
ada, mengadakan pelatihan kepada para ASN, mengadakan sosialisasi secara rutin&#13;
guna memperkenalkan secara luas bahwa penggunaan OSS-RBA yang bisa diakses&#13;
dari rumah, serta lebih mengintensifkan kegiatan-kegiatan yang gunanya untuk&#13;
memperluas informasi kepada pelaku usaha.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
