<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193393</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205022138</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000477</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN PENGRAJIN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH BATIK DI KAMPUNG BATIK KEMPLONG DESA KEMPLONG KECAMATAN WIRADESA KABUPATEN PEKALONGAN PROVINSI JAWA TENGAH :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Arif Prabowo Wardoyo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Arif Prabowo Wardoyo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18298</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Juliati Prihatini</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 826 32</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 826 32 ARI p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pemberdayaan masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemberdayaan pengrajin industri batik menjadi penting&#13;
untuk melestarikan warisan budaya yang telah ada turun temurun dan meningkatkan kesejahteraan&#13;
para pengrajin industri batik, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan pengrajin di Desa Kemplong. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan dan&#13;
menganalisis pemberdayaan pengrajin industri kecil dan menengah batik di Kampung Batik&#13;
Kemplong Desa Kemplong Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah.&#13;
Metode: Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif.&#13;
Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil&#13;
menunjukan bahwa dalam pelaksanaan pemberdayaan pengrajin industri kecil dan menengah batik di&#13;
Kampung Batik Desa Kemplong sudah berjalan dengan baik sesuai dengan empat dimensi&#13;
pemberdayaan, yaitu bina manusia dengan indikator peningkatan kualitas sumber daya manusia, bina&#13;
usaha dengan indikator pengembangan lokasi potensi industri batik, pengembangan sarana dan&#13;
prasarana, pengembangan jejaring dan kemitraan, bina lingkungan dengan indikator keberlanjutan&#13;
produksi batik dan aspek lingkungan dan bina kelembagaan dengan indikator komponen person,&#13;
kepentingan, aturan, dan struktural, namun masih terdapat beberapa hambatan yang perlu diperbaiki.&#13;
Kesimpulan: Terdapat beberapa faktor penghambat yang dialami dalam pemberdayaan, yaitu&#13;
terbatasnya modal usaha, rendahnya partisipasi dari generasi muda, dan proses pembuatan perwarnaan&#13;
alami yang memerlukan waktu yang lama. Faktor pendukungnya adalah potensi pasar yang strategis&#13;
dan tersedianya pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan swasta. Upaya pemerintah&#13;
adalah penyediaan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR), menyediakan pelatihan membatik secara&#13;
gratis khususnya untuk generasi muda dan menggunakan teknologi dalam membuat pewarna alami.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
