<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193404</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205023409</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000488</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">UPAYA DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Immanuel Hamonangan Marpaung</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Immanuel Hamonangan Marpaung</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19886</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tjut Syiariah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.735 981 261</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.735 981 261 IMM u</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">anak jalanan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Negara Indonesia, sebagai salah satu negara dengan jumlah&#13;
penduduk terpadat keempat di dunia, menghadapi berbagai masalah sosial dan ekonomi yang&#13;
mempengaruhi proses pembangunan. Salah satu dampaknya adalah peningkatan jumlah anak jalanan,&#13;
yang umumnya menimbulkan masalah sosial yang signifikan. Meskipun terdapat upaya-upaya&#13;
pembinaan dari Dinas Sosial, tantangan dalam mengatasi masalah ini di Kabupaten Labuhan Batu&#13;
tetap besar. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji serta mengetahui bagaimana upaya,&#13;
mengetahui faktor penghambat, dan mengatasi faktor penghambat Dinas Sosial Kabupaten Labuhan&#13;
Batu dalam memberikan pembinaan kepada anak jalanan. Metode: Penelitian ini menggunakan&#13;
penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data&#13;
yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten&#13;
Labuhanbatu belum berjalan dan terselenggara dengan baik dan maksimal. Ketebatasan anggaran dan&#13;
jumlah pekerja sosial yang sangat minim adalah faktor utamanya. Kesimpulan: Penulis&#13;
menyimpulkan bahwa Dinas Sosial melakukan pendataan langsung dan bekerja sama dengan Satpol&#13;
PP untuk pemantauan anak jalanan sebagai upaya preventif. Dalam dimensi preservatif, mereka&#13;
bekerja sama dengan yayasan panti asuhan untuk rehabilitasi mental dan fisik anak jalanan. Upaya&#13;
kuratif melibatkan pelatihan seperti kursus menjahit dan komputer. Untuk dimensi adaptasi, Dinas&#13;
Sosial dan Satpol-PP melaksanakan patroli razia untuk menjaga ketertiban umum. Penulis&#13;
mengidentifikasi beberapa faktor penghambat pemberdayaan anak jalanan, seperti terbatasnya sumber&#13;
daya manusia, alokasi anggaran, koordinasi, serta ekonomi dan partisipasi orang tua. Untuk mengatasi&#13;
hambatan tersebut, Dinas Sosial meningkatkan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi anggaran,&#13;
penguatan koordinasi, serta sosialisasi kepada orang tua. Penulis menyarankan Pemerintah Kabupaten&#13;
Labuhanbatu untuk mengevaluasi dan meningkatkan anggaran, mendorong kepala dinas lebih aktif,&#13;
serta mensosialisasikan pentingnya melindungi hak-hak anak jalanan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
