<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193407</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205024105</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000491</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PROGRAM PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA BERSAMA (BUMDESMA) DI KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR :</subfield>
      <subfield code="b">(Studi BUMDESMA GALANG BARENG di Kecamatan Wlingi) /</subfield>
      <subfield code="c">MOCHAMAD RIFANSYAH MEI QIZA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">MOCHAMAD RIFANSYAH MEI QIZA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19452</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Abdul Halim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.1 MOC p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pemberdayaan masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Kecamatan Wlingi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur memiliki&#13;
potensi hasil bumi berupa perkebunan kopi. BUMDES desa mencoba untuk&#13;
memaksimalkan potensi tersebut. Namun dalam pengelolaannya belum memberikan&#13;
dampak yang maksimal terhadap kesejahteraan masyarakat desa. Hasil perkebunan&#13;
kopi selama ini masi belum bisa dimanfaatkan oleh BUMDES, sehingga para petani&#13;
masih menjualnya kepada tengkulak yang tentu harganya tidak stabil. Tujuan:&#13;
Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan&#13;
masyarakat desa melalui program pengelolaan BUMDESMA., untuk mendeskripsikan&#13;
dan menganalisis faktor penghambat dan upaya mengatasi faktor penghambat dari&#13;
pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan BUMDESMA. Metode: Penelitian ini&#13;
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik&#13;
pengumpulan data wawancara,observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam aspek&#13;
teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.&#13;
Hasil/Temuan: Penelitian menunjukan bahwa dari dimensi bina manusia, adanya&#13;
BUMDESMA dapat meningkatkan kualitas masyarakat. Dari dimensi bina usaha&#13;
adanya BUMDESMA semakin meningkatkan usaha desa. Dari dimensi bina&#13;
lingkungan adanya BUMDESMA tetap menjalankan pelestarian lingkungan yang ada.&#13;
Dari dimensi bina kelembagaan adanya BUMDESMA semakin memperjelas struktur&#13;
kelembagaan badan usaha desa.Dengan pengelolaan yang baik, memberikan&#13;
pendapatan yang terus meningkat. Kesimpulan: Pengelolaan BUMDESMA yang baik&#13;
menjadikan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat mengingkat.&#13;
Pendampingan yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa secara&#13;
terus menerus dapat menjaga konsistenisasi kemajuan BUMDESMA itu sendiri. Hal&#13;
itu digambarkan dengan petani kopi yang selalu terjaga hasil panennya, dan juga&#13;
pengaplikasian hasil kopi menjadi berbagai produk dapat mengingkatkan nilai jual&#13;
produk itu sendiri. Hal – hal tersebut menjadikan pemasukan desa menjadi bertambah&#13;
dan masyarakat desa semakin sejahtera. Upaya untuk mengatasi faktor penghambat&#13;
adalah melakukan pendampingan melalui pengadaan sosialisasi dan pelatihan serta&#13;
melakukan bantuan dalam membangun Kerjasama terhadap pihak ketiga.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
