<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193410</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205024457</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000494</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KABUPATEN GIANYAR PROVINSI BALI /</subfield>
      <subfield code="c">Made Sukma Wardana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Made Sukma Wardana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18996</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Baharuddin Thahir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.728 095 986 232</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.728 095 986 232 MAD i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Sampah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berfokus pada&#13;
permasalahan sampah di Kabupaten Gianyar, khususnya tingginya volume sampah&#13;
yang menempatkannya pada peringkat kedua di Provinsi Bali pada tahun 2023. Di&#13;
samping itu, tren peningkatan volume sampah di Kabupaten Gianyar terpantau naik&#13;
sejak tahun 2019 hingga 2023. Hal ini patut disorot, mengingat telah&#13;
diberlakukannya regulasi terkait pengelolaan sampah di daerah tersebut. Tujuan:&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan&#13;
pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Gianyar. Metode: Penelitian ini&#13;
menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan Teori Implementasi&#13;
menurut Thomas R. Dye. Teknik pengumpulan data dilakukan observasi,&#13;
wawancara dan dokumentasi. Hasil Temuan: Temuan yang diperoleh penulis&#13;
dalam penelitian ini yaitu rendahnya kesadaran masyarakat terkait pengelolaan&#13;
sampah, kurangnya infrastruktur dalam pengelolaan sampah dan masih diperlukan&#13;
sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.&#13;
Kesimpulan: Kebijakan pengelolaan sampah yang ada di Kabupaten Gianyar&#13;
Provinsi Bali sudah baik akan tetapi masih terdapat kendala dan masih belum&#13;
efektif dikarenakan masih adanya beberapa faktor penghambat diantaranya seperti&#13;
kurangnya kesadaran masyarakat, kurangnya infrastruktur untuk mendukung 3R&#13;
(Reuse, Reduce, Rycycle). Kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga di&#13;
Kabupaten Gianyar perlu ditingkatkan untuk mencapai hasil yang optimal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
