<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193415</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260205025252</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000499</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN KETENAGAKERJAAN DALAM MENGURANGI TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA AMBON PROVINSI MALUKU /</subfield>
      <subfield code="c">Echlesya Lewantaur</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Echlesya Lewantaur</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18531</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sarwani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">331.137 095 985 222</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">331.137 095 985 222 ECH i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Program Penanggulangan Pengangguran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Kota Ambon adalah ibukota dari Provinsi Maluku yang mana angka&#13;
penganggurannya mengalami peningkatan setiap tahun dan disebabkan oleh ketidakmampuan&#13;
para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan dan memenuhi kualifikasi yang&#13;
dipersyaratkan, karena sebagian besar pencari kerja memiliki pendidikan yang relatif rendah&#13;
serta minimnya keterampilan dan keahlian yang dimiliki sehingga para pencari kerja tidak&#13;
dapat memenuhi kualifikasi yang di butuhkan perusahan juga terbatasnya kesempatan kerja&#13;
yang tersedia. Hal ini mendorong perlunya pemerintah Kota Ambon mengimplementasikan&#13;
penyelenggaraan ketenagakerjaan yang dapat mengurangi angka pengangguran yang ada.&#13;
Tujuan: Tujuan penelitian ini yakni mengetahui implementasi peraturan daerah&#13;
penyelenggaraan ketenagakerjaan untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kota Ambon,&#13;
faktor penghambat yang timbul dalam pelaksanaan implementasi kebijakan serta upaya yang&#13;
dilakukan Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon dalam menghadapi permasalahan. Metode:&#13;
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.&#13;
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi.&#13;
Teknik analisis data dengan metode pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan&#13;
verifikasi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi&#13;
Kebijakan Daerah Penyelenggaraan Ketenagakerjaan yang dilakukan belum berjalan dengan&#13;
baik karena tujuan yang diharapkan belum tercapai yakni belum mampu mengurangi tingkat&#13;
pengangguran yang ada di Kota Ambon. Kesimpulan: Akan tetapi dalam implementasi&#13;
kebijakan daerah penyelenggaraan ketenagakerjaan perlu dilakukan upaya yaitu peningkatan&#13;
sumber daya manusia dan penguatan dan pengadaan sarana dan prasarana balai latihan kerja.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
