<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193427</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206082605</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000511</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">OPTIMALISASI PEMUNGUTAN PAJAK REKLAME DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Achmat Junaedi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Achmat Junaedi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17825</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tumija</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.259 824 32</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.259 824 32 ACH o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pajak dan Perpajakan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Maraknya pemasangan reklame di beberapa ruas jalan Kota Bandung&#13;
namun tidak memberikan pemasukan bagi pendapatan asli daerah mengakibatkan hilangnya&#13;
potensi pendapatan yang seharusnya diperoleh dari pemungutan pajak yang sah. Hal ini terjadi&#13;
disebabkan kurang maksimalnya pengelolaan pajak reklame. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini&#13;
adalah mendapatkan gambaran dalam mengoptimalkan pemungutan pajak reklame; mengetahui&#13;
faktor-faktor yang menghambat; serta upaya yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah dalam&#13;
mengoptimalkan pemungutan pajak reklame di Kota Bandung. Metode: Penelitian ini&#13;
menggunakan metode kualitatif deskriptif dan optimalisasi pemungutan pajak reklame menurut&#13;
Teori Sutedi (2008). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara&#13;
mendalam (6 informan) dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Kontribusi dari pajak reklame&#13;
terhadap pendapatan asli daerah yang tidak terlalu besar yakni sebesar 1,34 % di tahun 2020.&#13;
Pada tahun 2021 persentase kontribusi menurun hingga kurang dari 1 % realisasi pendapatan asli&#13;
daerah yakni hanya 0,87 % akibat pandemi covid-19. Sama halnya dengan kontribusi pajak&#13;
reklame terhadap jumlah pajak daerah, kontribusi pada pendapatan asli daerah di tahun 2023 juga&#13;
tidak mengalami kenaikan nilai persentase dari tahun sebelumnya dengan tetap senilai 1,36 %.&#13;
Hal ini kemudian yang mendorong Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung untuk terus&#13;
meningkatkan dan memaksimalkan potensi pajak reklame yang ada di Kota Bandung sehingga&#13;
pendapatan asli daerah dapat ditingkatkan. Kesimpulan: Pemungutan Pajak Reklame dalam&#13;
Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat sudah optimal namun&#13;
masih terdapat indikator belum maksimal dikarenakan adanya hambatan yakni kesadaran wajib&#13;
pajak yang masih rendah, pendataan objek pajak reklame yang belum maksimal, dan kurangnya&#13;
kuantitas dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, Badan Pendapatan Daerah Kota&#13;
Bandung telah melakukan upaya guna mengatasi hambatan tersebut dengan melakukan&#13;
sosialisasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung; melakukan&#13;
pemuktahiran data objek pajak reklame dengan langsung hadir di lapangan; dan meningkatkan&#13;
kualitas sumber daya manusia melalui adanya penyelenggaran pendidikan maupun pelatihan agar&#13;
pemungutan pajak yang dilakukan dapat meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah di&#13;
Kota Bandung.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
