<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193432</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206083251</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000516</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PERANAN KAMPUNG KB DALAM PENGENDALIAN ANGKA KELAHIRAN DI KOTA PANGKALPINANG PROVINSI BANGKA BELITUNG :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Nayunda Rahmi Pratiwi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nayunda Rahmi Pratiwi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19284</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Arnold Poli</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.965 981 631 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.965 981 631 1  NAY p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keluarga Berencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingkat angka kelahiran di Kota&#13;
Pangkalpinang termasuk tinggi di Provinsi Bangka Belitung. Berdasarkan data&#13;
Badan Pusat Statistika (BPS) 2022, tercatat pertumbuhan penduduk bertambah&#13;
sebesar 2,26 persen atau 4.900 jiwa dari tahun sebelumnya. Tingginya&#13;
pertumbuhan penduduk di Kota pangkalpinang disebabkan oleh tingginya angka&#13;
kelahiran. Upaya pemerintah untuk mencegah mengendalikan angka kelahiran,&#13;
diantaranya membentuk sebuah program Kambung KB. Kampung KB di Kota&#13;
Pangkalpinang sangat berpengaruh untuk mengendalikan angka kelahiran.&#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengidentifikasi dan&#13;
menganalisis peran kampung KB dalam pengendalian angka kelahiran dan&#13;
hambatan dalam penerpan Kampung KB serta upaya yang dilakukan. Metode:&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan&#13;
menggunakan pendekatan induktif. Pengumpulan data/informasi dilakukan&#13;
dengan teknik wawancara sebagai instrumen utama, kemudian dilengkapi dengan&#13;
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti berupa reduksi data,&#13;
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang&#13;
diperoleh menunjukkan bahwa pelaksanaan peranan Kampung KB di Kota&#13;
Pangkalpinang sudah berjalan baik, hal tersebut dapat dibuktikan dalam&#13;
membantu pengendalian angka kelahiran dibuktikan dengan angka kelahiran yang&#13;
menurun setiap tahunnya. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa&#13;
peranan Kampung KB sudah berjalan cukup baik dalam membantu pengendalian&#13;
angka kelahiran di Kota Pangkalpinang. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa&#13;
kendala diantaranya yaitu masyarakat yang tidak mau diedukasi, pemerintah yang&#13;
kurang tanggap, serta kuatnya adat istiadat dan pemahaman agama masyarakat&#13;
setempat. Sedangkan upaya yang dilakukan dalam mengatasi hal tersebut adalah&#13;
membentuk organisasi Kampung KB disetiap keluarahan dan sosialisasi kepada&#13;
organisasi maupun masyarakat baik secara langsung, media social ataupun penyebaran pamflet.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
