<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193438</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206084131</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000522</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">INOVASI WADAI BALAPIS MANIS DALAM PENERBITAN AKTA KELAHIRAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Anggrini Julianty</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Anggrini Julianty</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18577</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nunung Munawaroh</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">929.359 838 31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">929.359 838 31 ANG i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Akta Kelahiran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Latar belakang peneliti mengambil judul ini karna rendahnya&#13;
kepemilikan akta kelahiran sebesar 42% di Kota Samarinda yang belum mencapai target yang&#13;
telah ditetapkan. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan&#13;
inovasi Wadai Balapis Manis, dan hambatan dalam pelaksanaan serta upaya dalam penerbitan&#13;
akta kelahiran. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan&#13;
kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi.&#13;
Analisis data menggunakan trianggulasi data. Informan dalam penelitian ini Kepala Dinas,&#13;
Kepala Bidang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta masyarakat. Hasil/temuan: Berdasarkan hasil penelitian, inovasi Wadai Balapis Manis dapat meningkatkan layanan akta&#13;
kelahiran di Kota Samarinda diukur dari dimensi keuntungan relatif, kesesuaian, kemungkinan&#13;
dicoba, kemudahan diamati telah tercapai. Namun ada satu dimensi kerumitan yang belum&#13;
sesuai. Kesimpulan : Inovasi Wadai Balapis Manis memberikan dampak positif dalam&#13;
meningkatkan layanan akta kelahiran di Kota Samarinda. Hal tersebut sesuai dengan teori yang&#13;
dikemukakan oleh Rogers tahun 2022. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat satu&#13;
dimensi yang belum sesuai yaitu dimensi kerumitan. Faktor penghambat meliputi kurangnya&#13;
pemahaman dan kesadaran masyarakat, terbatasnya server jaringan dan spesifikasi komputer,&#13;
serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam layanan online. Upaya yang&#13;
dilakukan Disdukcapil meliputi melakukan kerjasama dengan provider dan melaksanakan&#13;
pengadaan komputer serta melakukan pelatihan kepada operator terkait inovasi Wadai Balapis&#13;
Manis. Untuk peningkatan pencapaian target perlu dilakukan kerja sama dengan pemerintah&#13;
kelurahan, melakukan koordinasi dengan instansi terkait pemanfaatan data (Diskominfo) dan&#13;
meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
