<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193442</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206084655</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000526</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS (KB) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KELUARGA DI NAGARI KOTO RAWANG KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">HAQQIL MIFTAHUR RIZQI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">HAQQIL MIFTAHUR RIZQI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18613</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Pusung, Piet Hein</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.965 981 31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.965 981 31 HAQ e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keluarga Berencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Penelitian ini dilatar belakangi oleh besarnya jumlah penduduk di&#13;
Indonesia; Program Kampung KB merupakan inovasi pemerintah dalam mengendalikan&#13;
jumlah penduduk serta pembangunan manusia dari desa; Kampung KB Nagari Koto Rawang&#13;
adalah salah satu program tersebut; ditemukan capaian setiap program belum efektif; belum&#13;
mencapai tujuannya dalam menciptakan keluarga berkualitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui Efektivitas Program Kampung Keluarga Berkualitas Nagari Koto Rawang&#13;
guna menciptakan keluarga berkualitas di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan deduktif.&#13;
Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.&#13;
Adapun Teori yang digunakan yakni teori efektivitas oleh Sutrisno dengan lima dimensi yakni&#13;
pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata.&#13;
Hasil/Temuan: Program Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif karena capaian&#13;
setiap program belum menunjukan hasil yang sesuai dengan rencana awal, sehingga belum&#13;
mencapai tujuannya guna menciptakan keluarga berkualitas. Berdasarkan hasil penlitian&#13;
menunjukan: 1) Pemahaman Program belum tercapai disebabkan masih rendahnya&#13;
pemahaman masyarakat; 2) Tepat Saran telah tercapai dapat dilihat dari pelaksanaan program&#13;
berdasarkan kebutuhan masyarakat; 3) Tepat Waktu belum tercapai disebabkan masih&#13;
banayaknya kegiatan diluar rencana yang telah di tetapkan; 4) Tercapainya Tujuan belum&#13;
tercapai di sebakan masih banyaknya program yang dijalankan belum berdampak pada kualitas&#13;
masyarakat; 5) Perubahan Nyata belum tercapai disebabkan oleh penerapan program ditengah&#13;
masyarakat masih minim. Beberapa kendala yang ditemukan yakni pokja belum berjalan&#13;
dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih rendah, dan kurangnya&#13;
partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang. Kesimpulan: Program&#13;
Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif. Beberapa kendala yang ditemukan yakni&#13;
pokja belum berjalan dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih&#13;
rendah, dan kurangnya partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang.&#13;
Namun terdapat upaya untuk mengatasi masalah ini, yakni pengoptimalan kinerja pokja ,&#13;
melakukan sosialisasi makin gencar, melakukan perencanaan yang lebih matang, melakukan&#13;
pemanfaatan sarana dan prasarana yang lebih optimal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
