<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193444</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206084938</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000528</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KOLABORASI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN WILAYATUL HISBAH DENGAN PANITIA PENGAWAS PEMILIHAN DALAM PENERTIBAN ALAT PERAGA KAMPANYE DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA /</subfield>
      <subfield code="c">Agung Fitra Yudha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Agung Fitra Yudha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17794</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">324.959 811 62</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">324.959 811 62 AGU k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemilihan Umum</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pemilihan Umum yang selanjutnya dikenal&#13;
dengan istilah Pemilu menjadi mekanisme utama dalam menentukan pemimpin dan&#13;
wakil rakyat, yang dilaksanakan secara langsung, terbuka untuk semua warga negara,&#13;
tanpa paksaan, dengan identitas pemilih yang dirahasiakan, tanpa kecurangan, dan&#13;
adil. Di Provinsi Aceh yag bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan&#13;
penyelenggaraan pemilu ialah Komisi Independen Pemilihan yang selanjutnya di&#13;
singkat menjadi KIP, sedangkan lembaga yang bertugas untuk mengawasi dan&#13;
mengontrol proses pelaksanaan pemilu ialah Panitia Pengawas Pemilihan&#13;
(Panwaslih). Dalam rangkaian proses pemilu terdapat tahap yang sangat potensial&#13;
sekaligus krusial yaitu tahapan kampanye yang memberikan kesempatan peserta&#13;
pemilu untuk memperkenalkan diri nya kepada masyarakat melalui berbagai macam&#13;
cara salah satu nya ialah pemasangan Alat Peraga Kampanye. Di Aceh Barat Daya&#13;
selama pelaksanaan kampanye di temukan cukup banyak pelanggaran pemilu terkait&#13;
pemasangan Alat Peraga Kampanye. Maka dari itu dalam menciptakan kondisi&#13;
kampanye yang kondusif diperlukan nya kolaborasi antara Satpol PP dan WH dengan&#13;
Panwaslih Aceh Barat Daya, Hal ini sejalan dengan tugas Satpol PP yaitu untuk&#13;
mewujudkan ketertiban dan ketentraman, sedangkan Panwaslih berperan untuk&#13;
mengawasi pelaksaan kampanye.Tujuan:Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk&#13;
mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan kolaborasi kerja Satuan Polisi&#13;
Pamong Praja dengan Panitia Pengawas Pemilihan dalam penertiban alat peraga&#13;
kampanye serta memahami proses penertiban nya dalam mewujudkan kampanye&#13;
yang kondusif di kabupaten Aceh Barat Daya. Metode:Metode penelitian yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan&#13;
pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan&#13;
dokumentasi. Serta menggunakan teori kolaborasi oleh Ansell dan Gash. Penelitian&#13;
dilaksanakan pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah serta&#13;
Kantor Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Aceh Barat Daya. Berdasarkan hasil&#13;
penelitian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan kolaborasi yang dilaksanakan&#13;
oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah bersama Panitia Pengawas&#13;
Pemilihan dalam penertiban alat peraga kampanye dapat dikatakan berhasil dan&#13;
berjalan dengan baik, begitupun dengan proses penertiban yang dilaksanakan dalam 4&#13;
tahap berjalan sukses. Meskipun terdapat hambatan. Hasil/Temuan:Secara&#13;
keseluruhan kolaborasi yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan&#13;
Wilayatul Hisbah bersama Panitia Pengawas Pemilihan dalam penertiban alat peraga&#13;
kampanye dapat dikatakan berhasil dan berjalan dengan baik, begitupun dengan&#13;
proses penertiban yang dilaksanakan dalam 4 tahap berjalan sukses. Meskipun&#13;
terdapat hambatan seperti konflik yang timbul akibat komplain salah satu tim sukses&#13;
partai yang tidak terima baliho di halaman rumah nya di tertibkan. Kendati demikian&#13;
konflik ini dapat diselesaikan di tempat tanpa menimbulkan masalah signifikan&#13;
terhadap proses kolaborasi.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
