<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193447</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206085325</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000531</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SISTEM E-TILANG DALAM PENERAPAN E-GOVERNMENT DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA /</subfield>
      <subfield code="c">Fahrul Rozy Ramadhan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fahrul Rozy Ramadhan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 hlm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17934</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Asri Budding</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.230 959 812 43</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.230 959 812 43  FAH e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penegakan Hukum</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Semakin majunya IPTEK menuntut pemerintah agar mewujudkan pelayanan berbasis elektronik untuk meningkatkan pemerintahan berbasis elektronik (e-government) sehingga dapat meningkatkan efektivitas. E-tilang merupakan digitalisasi proses tilang yang menggunakan teknologi untuk membantu menjalankannya. Aplikasi untuk membantu proses tindak lanjut dari penilangan diharap menjadikan proses tilang menjadi semakin efektif untuk membantu aparat penegak hukum untuk manajemen administrasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana efektivitas penggunaan sistem e-tilang dalam penerapan e-government terhadap masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan dan untuk mengetahui apa faktor yang menghambat sistem e-tilang ini agar dapat dilakukan upaya penyelesaian dari permasalahan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori efektivitas berdasarkan Duncan dalam Steers (1985:53) guna mengukur Efektivitas Penggunaan Sistem ETilang sebagai Penerapan E-government di Kabupaten Tapanuli Selatan. Adapun penjelasan ukuran yang dipakai oleh dari teori ini yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem e-tilang di Kabupaten Tapanuli Selatan dapat memberikan kemudahan dalam penyelesaian masalah tilang bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian yang berjudul Efektivitas Penggunaan Sistem ETilang dalam Penerapan E-Government di Kabupaten Tapanuli Selatan dapat dikatakan efektif dalam memberikan pelayanan yang dapat memudahkan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan. Saran dari penelitian ini yaitu Polres Tapanuli Selatan harus lebih banyak memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak menjadi hal yang membingungkan lagi baik secara langsung maupun melalui bantuan media sosial.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
