<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193449</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206085536</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000533</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PENERAPAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KARO :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Munthe, Hardito Bastian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Munthe, Hardito Bastian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18821</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Gatiningsih</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 812 52</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 812 52 MUN e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Pemerintahan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan suatu&#13;
inovasi yang mengikuti penerapan teknologi mengenai digitalisasi kependudukan yang berisi&#13;
informasi elektronik yang digunakan untuk mempresentasikan dokumen kependudukan dan data&#13;
dalam aplikasi digital melalui gawai (smartphone) yang menampilkan data pribadi sebagai identitas&#13;
yang bersangkutan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karo saat ini sedang&#13;
menerapkan Identitas Kependudukan Digital dalam meningkatkan pelayanan administrasi&#13;
kependudukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan IKD dalam&#13;
meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil&#13;
Kabupaten Karo. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan&#13;
induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi,&#13;
kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan IKD&#13;
dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan sejauh ini belum berjalan dengan efektif&#13;
dimana hasil dari instrumen penelitian secara keseluruhan penerapan IKD belum menunjukkan hasil&#13;
yang efektif seperti target yang belum tercapai, belum adanya integrasi dan adaptasi dengan&#13;
masyarakat yang belum maksimal. Terdapat beberapa faktor penghambat seperti belum ada kerjasama&#13;
IKD dari berbagai institusi seperti bank, BPJS dan kurangnya literasi digital. Kesimpulan: efektivitas&#13;
penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil&#13;
Kabupaten Karo belum optimal. Hal ini dilihat dari pencapaian target yang belum tercapai, kurangnya&#13;
integrasi IKD dengan instansi lain, dan kesulitan masyarakat dalam beradaptasi dengan sistem IKD.&#13;
Faktor penghambat utama meliputi kurangnya kerjasama dengan BPJS dan bank, serta rendahnya&#13;
literasi digital di kalangan generasi tua. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut&#13;
mencakup sosialisasi integrasi IKD dengan bank dan BPJS, serta edukasi digital di tingkat kecamatan&#13;
dan kelurahan maupun desa.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
