<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193461</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206090434</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000545</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KOLABORASI BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIKDENGAN FORUM KEWASPADAAN DINI MASYARAKATDALAM PENYELENGGARAAN KEWASPADAAN DINI DI KOTA AMBON PROVINSI MALUKU /</subfield>
      <subfield code="c">MANUHUTU, RYANDO NOEL</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">MANUHUTU, RYANDO NOEL</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18517</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Florianus Aser</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.235 985 222</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.235 985 222  MA k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pencegahan kejahatan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginyapotensigangguan keamanan dan ketertiban Umum di Kota ambon, serta belumoptimalnya kerjasamaantara badan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakatdalam penyelenggaraan kewaspadaan dini di Kota Ambon. Tujuan : Tujuan dari penelitianiniadalah untuk menganalisis jalannya kolaborasi antara Badan Kesatuan Bangsa dan PolitikdenganForum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kota Ambon, serta menjelaskan faktor pendorongdan&#13;
Penghambat dalam Penyelenggaraan Kewaspadaan Dini di Kota Ambon. Metode : Penelitianinimenggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis serta menggambarkanjalannyakolaborasi menggunakan teori Collaborative Governance menurut Ansel dan Gash. Pengumpulandata dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Faktadilapangan menunjukan bahwa kolaborasi antara Badan Kesatuan Bangsa dan politikdenganForum Kewaspadaan Dini Masyarakat di Kota Ambon belum berjalan dengan optimal, adapundalam penylenggaraan kewaspadaan dini terdapat agen kesbangpol yang di bentuk untukmembantupemerintah dalam mencari informasi dilapangan ,di lain sisi fungsi Satlinmas dalampenyelenggaraan kewaspadaan dini tidak berjalan dan pembentukan ForumKewaspadaanDiniMasyarakat baru dibentuk pada tingkat kota dan belum sampai pada tingkat kecamatandandesa/kelurahan. Kesimpulan : Kolaborasi antara Badan Kesatuan Bangsa Dan PolitikdenganForum Kewaspadaan Dini Masyarakat belum berjalan dengan optimal hal ini di karenakanpembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat baru di sahkan pada tahun 2023sehinggapertemuan langsung yang terjadi antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik denganForumKewaspadaan Dini Masyarakat baru terjadi 1 (satu) kali dan belum menghasilkan rekomendasikebijakan dalam penyelenggaraan kewaspadaan dini.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
