<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193468</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206090932</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000552</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN MELALUI PEMBINAAN KELOMPOK TANI HORTIKULTURA SAYURAN DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA /</subfield>
      <subfield code="c">Rizky Wirayuda</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rizky Wirayuda</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19128</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nur Ichsan Amin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.180 959 854 23</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.180 959 854 23 RIZ i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kebijakan Pemerintah Terhadap Ketahanan Pangan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah penduduk Kota Ternate dari tahun ke tahun&#13;
yang terus meningkat menyebabkan tingginya permintaan pasar akan komoditas pangan&#13;
terutama sayuran sehingga kebutuhan pangan menjadi tidak terpenuhi dan ketersediaan stok&#13;
pangan harus didatangkan dari luar daerah yang berdampak pada penurunan nilai ketahanan&#13;
pangan yang drastis Tahun 2022, tetapi nyatanya Kota Ternate memiliki jumlah petani yang&#13;
signifikan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan&#13;
menganalisis upaya mengatasi faktor-faktor penghambat dalam Implementasi Kebijakan&#13;
Ketahanan Pangan Melalui Pembinaan Kelompok Tani Hortikultura Sayuran di Kota Ternate&#13;
Provinsi Maluku Utara agar terwujudnya ketahanan pangan melalui produksi pertanian&#13;
mandiri. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Implementasi Kebijakan dari Charles O.&#13;
Jones dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan&#13;
data dilakukan dengan langkah wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya setelah&#13;
data terkumpul, data dianalisis dengan cara reduksi data, display data (penyajian data), dan&#13;
verifikasi data atau penarikan kesimpulan dari data. Hasil/Temuan: Masih terdapat beberapa&#13;
hambatan baik dari dimensi organisasi, interpretasi, dan penerapan yaitu keterbatasan anggaran&#13;
atau biaya operasional, kurangnya jumlah penyuluh, keterbatasan lahan, dan cuaca tidak&#13;
menentu, serta komunikasi dengan petani masih mengalami hambatan dimana petani masih&#13;
berpola pikir tradisional petani belum bisa menyesuaikan pertanian hortikultura dan lebih&#13;
memilih pertanian rempah-rempah karena perawatan lebih yang mudah. Upaya yang dilakukan&#13;
yaitu pemerintah terus berupaya melakukan pembinaan intensif pada kelompok tani dengan&#13;
mendorong petani meningkatkan produksi pertanian agar kebutuhan pangan tercukupi.&#13;
Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan kebijakan ketahanan pangan&#13;
melalui pembinaan kelompok tani telah dilaksanakan pemerintah hanya saja belum berjalan&#13;
sesuai apa yang diharapkan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
