<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193476</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206091657</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000560</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19714</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Roslianah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.809 598 833 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.809 598 833 2 KAR i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penanganan Masalah Stunting</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP bahwa Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi&#13;
Papua Barat setiap tahun mengalami peningkatan jumlah stunting. Masih terdapat banyak hambatan di&#13;
dalamnya sehingga membuat pelaksanaannya belum optimal, oleh karena itu Pemerintahah Kabupaten&#13;
Teluk Wondama mengambil langkah kebijakan penurunan stunting berdasar Keputusan Bupati Nomor&#13;
13 Tahun 2019 Tentang Penurunan Stunting. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis Implementasi&#13;
2&#13;
Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting Di Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat.&#13;
Metode: Pendekatan Penelitian yang digunakan penulis adalah pendekatan kualitatif dengan&#13;
menggunakan teori Implementasi dari teori Van Meter dan Carl Van Horn (wahab, 2014) serta&#13;
menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik&#13;
analisis data yang digunakan adalah penyajian data, analisis data, triangulasi data, dan penarikan&#13;
kesimpulan dalam menelaah kebijakan penurunan stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk&#13;
Wondama telah berjalan dengan baik meskipun belum optimal dalam pelaksanaannya. Hasil/Temuan:&#13;
Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi&#13;
Papua Barat menunjukkan hasil beragam. Standar dan Tujuan Kebijakan serta Sumber Daya masih&#13;
belum optimal, ditandai dengan peningkatan angka stunting dan kekurangan sumber daya. Karakteristik&#13;
Organisasi Pelaksana, Komunikasi Antar Organisasi, dan Sikap Para Pelaksana telah mencapai&#13;
optimalitas. Lingkungan belum optimal, terlihat dari minimnya pengetahuan masyarakat dan&#13;
peningkatan angka stunting. Kesimpulan: Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik&#13;
Wondiboi menunjukkan bahwa meskipun beberapa dimensi seperti Karakteristik Organisasi,&#13;
Komunikasi, dan Sikap Para Pelaksana telah optimal, dimensi Standar dan Tujuan, Sumber Daya, dan&#13;
Lingkungan masih memerlukan perbaikan. Faktor pendukung termasuk kebijakan lokal dan koordinasi&#13;
yang baik, sementara faktor penghambat adalah kekurangan sumber daya dan pengetahuan masyarakat.&#13;
Upaya lebih lanjut diperlukan untuk mencapai penurunan stunting yang lebih efektif.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
