<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193519</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206095437</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000603</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">OPTIMALISASI PELAPORAN PENDAPATAN DAERAH MELALUI SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DI KOTA PALOPO SULAWESI SELATAN :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Raynhard Surya Ratu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Raynhard Surya Ratu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19703</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Haromin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352150 959 847 22</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352150 959 847 22 RAY o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Daerah Indonesia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Dalam era digitalisasi seperti saat ini, tentunya perlu untuk&#13;
menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini, tidak terkecuali pada bidang&#13;
pemerintahan. Peran sistem informasi saat ini sangat penting untuk mengoptimalkan pelaporan&#13;
pendapatan daerah karena sangat memudahkan setiap penggunanya untuk melaporkan pendapatan&#13;
daerahnya dan juga akan dengan mudah dipantau oleh pemerintah pusat. Tujuan: Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), aplikasi yang&#13;
dibuat oleh Kementrian Dalam Negeri berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 70 Tahun 2019&#13;
Tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah mengoptimalkan pelaporan pendapatan daerah di Kota&#13;
Palopo, Sulawesi Selatan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif&#13;
deskriptif dengan pendekatan induktif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang&#13;
didapatkan melalui wawancara kepada informan dan dokumentasi dengan teknik Purposive Sampling.&#13;
Adapun juga terdapat 10 indikator yang dimuat dari 4 dimensi, yaitu Organisasi, Manajemen,&#13;
Teknologi, dan Keahlian. Hasil: Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Kota Palopo telah&#13;
menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai aplikasi untuk&#13;
mengoptimalkan pelaporan pendapatan daerah, walaupun pada beberapa titik masih terdapat masalah&#13;
yang harus dihadapi dan diatasi oleh BPKAD Kota Palopo sendiri bahkan Kementrian Dalam Negeri.&#13;
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan optimalisasi pelaporan pendapatan daerah&#13;
melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) ini masih terdapat beberapa kendala seperti&#13;
kurangnya pemahaman bendahara penerima. Oleh karena itu, diperlukan adanya bimbingan dan&#13;
pemahaman yang lebih terkait dengan pelaporan pendapatan daerah melalui Sistem Informasi&#13;
Pemerintahan Daerah (SIPD) sehingga dalam pelaksanaan pelaporan itu sendiri nantinya dapat berjalan&#13;
secara optimal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
