<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193524</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206095852</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000608</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PERAN PEMERINTAH KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA   DALAM PENETAPAN TANAMAN KOPI SEBAGAI   KOMODITAS UNGGULAN DAERAH /</subfield>
      <subfield code="c">Ryan Rafiq Sukma</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ryan Rafiq Sukma</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">ILUS ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19343</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ginting Arwanto Harimas</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 812</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 812 RYA p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemerintahan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kabupaten Dairi merupakan produsen kopi robusta terbesar &#13;
di Provinsi Sumatera Utara dan produsen kopi arabica terbesar keempat di Provinsi Sumatera Utara &#13;
pada tahun 2021. Sebagai komoditas unggul daerah yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah &#13;
1  &#13;
Kabupaten Dairi Nomor 1 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Dairi &#13;
Tahun 2019-2024, maka perlu adanya peran Pemerintah Kabupaten Dairi dalam meningkatkan kopi &#13;
sebagai komoditas unggul Kabupaten Dairi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui &#13;
bagaimana peran Pemerintah Kabupaten Dairi terhadap pelaksanaan program tanaman kopi sebagai &#13;
komoditas unggulan daerah di Kabupaten Dairi dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat &#13;
peran Pemerintah Kabupaten Dairi terhadap kemajuan program komoditas unggul yaitu tanaman kopi &#13;
di Kabupaten Dairi. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan &#13;
induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, &#13;
kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: melalui visi yang dibangun Pemerintah Kabupaten Dairi &#13;
melalui program Agri Unggul yang dilaksanakan sejak 2019 dengan target peningkatan di setiap &#13;
tahunannya berjalan sesuai rencana dengan adanya peningkatan tersebut. Namun dalam pelaksanaan &#13;
program yang dibangun memiliki faktor penghambat  salah satunya yaitu pemahaman petani kopi &#13;
yang kurang sebelum adanya program dari Pemerintah Kabupaten Dairi. Kesimpulan: Keputusan &#13;
untuk menetapkan kopi sebagai komoditas utama, distribusi besar-besaran bibit kopi, peluncuran &#13;
program Agri Unggul, dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan pengetahuan petani &#13;
merupakan langkah-langkah pendukung yang signifikan. Meskipun demikian, tantangan seperti &#13;
manajemen kelompok petani yang rendah, kurangnya sumber daya, dan keterbatasan anggaran &#13;
menunjukkan adanya hambatan yang perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas program ini. Saran &#13;
untuk lebih memperhatikan peningkatan pengetahuan petani kopi menjadi kunci dalam memperkuat &#13;
peran strategis kopi sebagai komoditas unggulan yang mendukung pembangunan dan ketahanan &#13;
nasional Kabupaten Dairi.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
