<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193537</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206101339</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000621</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENATAUSAHAAN ASET DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NIAS BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Pandu Setiawan Gulo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Pandu Setiawan Gulo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19269</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Marja Sinurat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">351.598 129 4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">351.598 129 4  PAN p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pemerintah Kabupaten Nias Barat, sebagaimana pemerintah&#13;
daerah lainnya di Indonesia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan laporan keuangan yang&#13;
transparan dan akuntabel sebagai bagian dari prinsip good governance. Salah satu aspek krusial dalam&#13;
hal ini adalah pengelolaan aset tetap. Namun, tantangan dalam penatausahaan aset tetap, seperti&#13;
2&#13;
pencatatan yang akurat dan inventarisasi yang lengkap, masih menjadi fokus utama. Tujuan:&#13;
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas pelaksanaan penatausahaan&#13;
aset, mengetahui dan menganalisis apa saja faktor penghambat yang menyebabkan penatausahaan&#13;
aset, serta mendeskripsikan dan menganalisis upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Nias&#13;
Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik&#13;
yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian&#13;
dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penatausahaan aset&#13;
tetap pada pemerintah Kabupaten Nias Barat sudah berjalan efektif. Proses penatausahaan yang&#13;
dilakukan yaitu pembukuan, inventarisasi, dan pelaporan. Proses pembukuan sudah dilakukan dengan&#13;
sistem digital menggunakan SIMDA-BMD yang sudah terintegrasi dengan regulasi yang berlaku&#13;
sehingga mampu meminimalisir kesalahan dalam format pencatatan. Kemudian proses inventarisasi&#13;
aset tetap sudah dilakukan setidaknya sekali dalam setahun yang ditindaklanjut pada pemberian label&#13;
dan kartu inventaris barang (KIB). Pelaporan sebagai bentuk pertanggungjawaban sudah diupayakan&#13;
tepat waktu. Kesimpulan: Pelaksanaan penatausahaan aset tetap di Pemerintah Kabupaten Nias Barat&#13;
efektif dengan menggunakan sistem digital SIMDA-BMD yang terintegrasi dengan regulasi yang&#13;
berlaku. Meskipun demikian, terdapat hambatan seperti keterbatasan sarana, kemampuan sumber daya&#13;
manusia, rotasi pegawai, dan anggaran. Upaya yang dilakukan meliputi sosialisasi, penerapan&#13;
prosedur sistematis, dan pengembangan kemampuan sumber daya manusia. Saran yang disarankan&#13;
mencakup peningkatan konektivitas jaringan, alokasi anggaran untuk pelatihan sertifikasi, rotasi&#13;
pegawai berdasarkan kompetensi, dan optimalisasi penggunaan anggaran.&#13;
Kata kunci: Aset Tetap, Efektivitas Penatausahaan, Laporan Keuangan</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
